Gubernur Pramono Tegaskan Bakal Cabut Status KJP bagi Pelajar yang Terlibat Tawuran dan Bullying

AKURAT JAKARTA – Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bantuan pendidikan melalui Kartu Jakarta Pintar (KJP) dapat dicabut bagi pelajar yang terbukti terlibat tawuran maupun melakukan perundungan (bullying).
Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemprov DKI Jakarta untuk menekan berbagai bentuk kenakalan pelajar yang meresahkan masyarakat.
Meski demikian, Pramono memastikan pencabutan KJP hanya berlaku bagi penerima yang melakukan pelanggaran tertentu dan tidak akan memengaruhi jumlah penerima bantuan secara keseluruhan.
"Untuk KJP itu hanya dicabut kalau siswanya punya masalah. Apakah itu tawuran, bullying, dan sebagainya," kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (24/6/2026).
Ia menegaskan komitmen Pemprov DKI terhadap program bantuan pendidikan tetap kuat. Karena itu, jumlah penerima KJP maupun Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) tidak akan dikurangi pada tahun depan.
"Program untuk KJP dan KJMU, baik tahun lalu, tahun ini, maupun tahun depan jumlahnya kurang lebih sama. Karena saya enggak mau yang namanya KJP itu dikurangi," ujarnya.
Menurut Pramono, pendidikan masih menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah. Selain mempertahankan program KJP dan KJMU, Pemprov DKI juga tengah menyiapkan program beasiswa baru melalui LPDP Jakarta yang akan bekerja sama dengan LPDP Pusat.
Mantan Sekretaris Kabinet RI itu mengungkapkan, pada tahap awal program tersebut akan memberikan kesempatan kepada sekitar 50 hingga 75 mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan di luar negeri.
"Jakarta akan punya LPDP yang dikelola sepenuhnya oleh Jakarta. Kurang lebih nanti siswanya antara 50 sampai dengan 75 yang akan diberikan kesempatan untuk sekolah di luar," tukasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Sevilla vs Rayo Vallecano di La Liga, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Meraih Kemenangan Perdana di Laga Pembuka?
- 2Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Getafe di La Liga, 16 Agustus 2026: Duel Dua Tim dengan Modal Pramusim Berbeda
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 7Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 8Prediksi Skor Excelsior vs PSV Eindhoven di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Patahkan Dominasi Sang Juara Bertahan?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya





