Jakarta

Uji Coba Berakhir, Gubernur Pramono Tegaskan Tarif Transjabodetabek Blok M–Bandara Soetta Masih Rp 3.500

Laode Akbar | 14 Juni 2026, 16:05 WIB
Uji Coba Berakhir, Gubernur Pramono Tegaskan Tarif Transjabodetabek Blok M–Bandara Soetta Masih Rp 3.500
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung

AKURAT JAKARTA – Masa uji coba tarif layanan Transjabodetabek rute Blok M–Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) selama tiga bulan resmi berakhir.

Namun, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan tarif layanan tersebut untuk sementara masih tetap Rp3.500 sambil menunggu keputusan final hasil evaluasi.

Gubernur Jakarta Pramono Anung mengatakan, saat ini Pemprov DKI masih menyelesaikan proses evaluasi terkait penetapan tarif permanen layanan yang menjadi salah satu andalan konektivitas Jakarta dengan Bandara Soekarno-Hatta tersebut.

"Ya sementara masih tarif yang sama, dalam waktu segera akan segera diputuskan," kata Pramono kepada wartawan dikutip, Minggu (14/6/2026).

Baca Juga: Meriah! Rayakan 5 Abad Jakarta, Jakfest Vol.500 Sukses Sedot Ribuan Warga ke Lapangan Banteng

Meski masa evaluasi telah selesai, Pemprov DKI belum mengubah besaran tarif yang berlaku bagi masyarakat.

Pramono menegaskan, keputusan mengenai tarif ke depan masih dalam tahap finalisasi. Namun ia memberi sinyal bahwa kebijakan yang diambil nantinya tidak serta-merta berupa kenaikan tarif.

Menurutnya, tidak semua layanan Transjabodetabek akan mengalami penyesuaian tarif. Jika nantinya ada perubahan, skemanya akan disesuaikan dengan kebijakan tarif yang berlaku pada layanan Transjakarta.

"Saya juga ingin meluruskan sekali lagi, bahwa yang Transjabodetabek tidak semuanya kemudian nantinya tarifnya itu naik. Kalau ada penyesuaian tentunya sama dengan Transjakarta," ujarnya.

Baca Juga: Asyik! Bank Jakarta dan Bapenda DKI Sediakan Layanan Bayar Pajak Kendaraan di Jakarta Fair 2026

Di sisi lain, mantan Sekretaris Kabinet RI itu mengungkapkan hasil evaluasi selama tiga bulan menunjukkan respons masyarakat terhadap layanan Blok M–Bandara sangat positif.

Jumlah penumpang harian bahkan disebut telah melampaui target awal yang ditetapkan Pemprov DKI.

"Evaluasinya sebenarnya sederhana saja, peminatnya tinggi banget. Dulu kan target kita 2.000 per hari, ternyata lebih dari itu," tukasnya.

Ia juga menyambut baik jika pemerintah daerah penyangga Jakarta turut berpartisipasi dalam mendukung operasional layanan tersebut, termasuk melalui penyediaan infrastruktur pendukung seperti halte.

Baca Juga: Mulai Rp390 Jutaan, BYD Atto 3 Tawarkan Desain Mewah dengan Fitur Interior Layar Sentuh Berputar 15,6 Inci dan Fitur VTOL 3,3 kW

Untuk saat ini, masyarakat yang menggunakan layanan Transjabodetabek rute Blok M–Bandara masih dapat menikmati tarif Rp3.500 hingga Pemprov DKI mengumumkan keputusan resmi terkait hasil evaluasi dan skema tarif selanjutnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.