Jakarta

Legislator Golkar Andri Santosa Dukung CFD Rasuna Said, Minta Pemprov Adaptif dan Tak Sekadar Replikasi

Laode Akbar | 8 Juni 2026, 09:47 WIB
Legislator Golkar Andri Santosa Dukung CFD Rasuna Said, Minta Pemprov Adaptif dan Tak Sekadar Replikasi
Sekretaris Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Andri Santosa

AKURAT JAKARTA – Sekretaris Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Andri Santosa, menyatakan dukungan terhadap rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang kembali menggelar Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di sepanjang Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta Selatan, mulai Minggu, 7 Juni 2026.

Menurut Andri, perluasan kawasan CFD ke koridor Kuningan merupakan langkah strategis yang tidak hanya berfungsi sebagai ruang pemecah konsentrasi masyarakat untuk berolahraga, tetapi juga dapat menjadi stimulus ekonomi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), sekaligus mendukung upaya pengurangan polusi udara di Jakarta.

Ia mengapresiasi langkah Pemprov DKI Jakarta, khususnya Dinas Perhubungan (Dishub), yang telah melakukan koordinasi dan sosialisasi dengan berbagai pihak di kawasan tersebut.

Baca Juga: Di Tengah Tekanan Fiskal Daerah, Legislator Golkar Dimaz Raditya Dorong BUMD Lebih Inovatif

"Kami di Fraksi Golkar mengapresiasi langkah proaktif Pemprov DKI Jakarta, khususnya Dinas Perhubungan, yang telah melakukan koordinasi dan sosialisasi lintas sektor mulai dari pihak pengelola gedung, perhotelan, fasilitas kesehatan, hingga kedutaan besar di kawasan Rasuna Said. Ini menunjukkan adanya keseriusan dalam tata kelola ruang publik yang inklusif," ujar Andri Santosa dalam keterangannya, Sabtu (6/6/2026).

Meski demikian, Andri mengingatkan bahwa karakteristik Jalan H.R. Rasuna Said berbeda dengan kawasan Sudirman-Thamrin yang selama ini menjadi lokasi utama pelaksanaan CFD.

Menurutnya, kawasan Kuningan memiliki fungsi strategis sebagai pusat aktivitas diplomatik, perkantoran, dan objek vital nasional sehingga membutuhkan penanganan yang lebih adaptif.

Karena itu, Fraksi Golkar meminta Pemprov DKI Jakarta tidak sekadar mereplikasi konsep CFD yang telah diterapkan sebelumnya, tetapi menyesuaikannya dengan dinamika dan kebutuhan wilayah setempat.

Andri menegaskan Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta akan mengawasi pelaksanaan kebijakan tersebut secara berkala.

"Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta akan mengawasi pelaksanaan CFD Rasuna Said ini secara ketat. Kita ingin kebijakan ini menjadi role model penataan ruang publik yang modern: menyehatkan warganya, menggerakkan ekonomi kerakyatan, namun tetap berjalan dengan tertib, aman, dan berkeadaban," pungkasnya.

Diketahui, Gubernur Jakarta, Pramono Anung, memastikan Car Free Day (CFD) di kawasan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan akan digelar secara rutin mulai pekan ini, Minggu, 7 Juni 2026.

Kawasan tersebut diproyeksikan menjadi alternatif baru ruang publik bagi warga selain koridor Sudirman–Thamrin.

Pramono mengatakan, progres penataan kawasan Rasuna Said saat ini telah mencapai lebih dari 95 persen dan tinggal memasuki tahap finalisasi.

"Sekarang ini mungkin sudah 95 persen lebih, sedang tahap finalisasi," kata Pramono di kawasan Matraman, Jakarta Timur, Jumat (5/6/2026). (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Laode Akbar
Y