Dinkes DKI Temukan Tiga Kasus Positif Hantavirus di Jakarta, Enam Suspek Masih Dipantau

AKURAT JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI mengonfirmasi tiga kasus positif hantavirus di ibu kota. Selain itu, sebanyak enam kasus suspek hingga kini masih dalam pemantauan intensif.
Hal ini disampaikan Kepala Dinkes DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, usai mendampingi Gubernur Jakarta, Pramono Anung, meresmikan Puskesmas Pembantu Meruya Selatan II, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat
Ia mengatakan pihaknya telah memperkuat kewaspadaan di seluruh fasilitas kesehatan menyusul adanya surat edaran dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Baca Juga: Pemerintah Putuskan Hari Raya Idul Adha 1447 H Jatuh pada 27 Mei 2026
"Untuk update kasus hantavirus yang ada di Jakarta, sampai dengan saat ini kita masih menemukan tiga kasus positif yang kemarin sudah saya sampaikan kepada teman-teman wartawan. Tapi ada enam suspek yang masih terus kami monitor sampai dengan hari ini," kata Ani.
Menurutnya, Dinas Kesehatan telah mengeluarkan surat kewaspadaan kepada seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di Jakarta.
Selain itu, sejumlah rumah sakit umum daerah (RSUD) ditunjuk sebagai rumah sakit sentinel untuk memperketat pemantauan terhadap kasus-kasus yang mengarah pada hantavirus.
"Selain itu juga ada tim Gerak Cepat yang terus melakukan sistem kewaspadaan dini apabila memang ada peningkatan kasus yang cukup signifikan," ujarnya.
Hantavirus merupakan penyakit yang ditularkan melalui tikus, baik melalui urine, air liur, maupun kotoran yang mengering dan bercampur dengan partikel udara lalu terhirup manusia.
Penularan juga dapat terjadi melalui kontak langsung dengan sekresi tikus yang terkontaminasi atau gigitan tikus.
Ani mengimbau masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, terutama mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Warga juga diminta berhati-hati saat membersihkan area yang terdapat kotoran tikus.
"Jangan dibersihkan dalam keadaan kering. Harus disemprot dulu dengan desinfektan. Di rumah bisa menggunakan cairan pemutih sebagai desinfektan sebelum dibersihkan kotorannya," tuturnya.
Ia menambahkan, ventilasi ruangan harus dipastikan baik saat membersihkan area yang diduga terkontaminasi untuk mengurangi risiko partikel virus terhirup.
Sebagai informasi, otoritas kesehatan dan kalangan dokter di Indonesia mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan menyusul merebaknya penyakit akibat infeksi hantavirus di kapal pesiar Eropa.
Terutama setelah dugaan kasus mulai terdeteksi di sejumlah wilayah lain termasuk Asia.
Perhatian terhadap virus zoonosis ini meningkat usai Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menerima laporan pada 2 Mei mengenai sejumlah penumpang kapal Belanda MV Hondius yang mengalami gangguan pernapasan berat.
Baca Juga: 5 Tempat Makan Keluarga di Jakarta Barat yang Selalu Ramai Pengunjung, Wajib Dicoba!
WHO kemudian mengumumkan pada 8 Mei bahwa sedikitnya enam dari delapan kasus suspek yang berasal dari kapal pesiar tersebut telah dipastikan positif hantavirus melalui pemeriksaan laboratorium. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 2Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 7Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 8Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya





