Tak Hanya Fokus Pengelolaan, Legislator Golkar Basri Baco Dorong Pengurangan Sampah dari Sumber

AKURAT JAKARTA - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Golkar, Basri Baco menekankan pentingnya perubahan pendekatan dalam penanganan sampah di ibu kota.
Ia menilai, selama ini kebijakan lebih banyak berfokus pada pengelolaan sampah yang sudah ada, bukan pada upaya mengurangi volume sampah sejak dari sumbernya.
Hal itu disampaikan Baco dalam forum diskusi kelompok terarah (FGD) yang digelar Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) DKI Jakarta, beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Legislator Golkar Judistira: Pansus Pengolaan Sampah Targetkan Rekomendasi Kebijakan Rampung 4 Bulan
Menurutnya, tanpa strategi pengurangan dari hulu, persoalan sampah akan terus berulang dan sulit ditangani secara tuntas.
"Kita sekarang hanya berpikir bagaimana mengelola sampah yang ada. Kita tidak berpikir bagaimana caranya mengurangi sampah," kata Baco.
Ia mencontohkan, sampah rumah tangga yang rata-rata bisa mencapai 10 kilogram per hari seharusnya bisa ditekan hingga setengahnya melalui perubahan pola konsumsi dan sistem distribusi bahan pangan.
Hal serupa juga berlaku untuk sektor komersial seperti restoran dan hotel yang menghasilkan sampah dalam jumlah besar setiap hari.
"Bagaimana caranya sampah rumah tangga yang satu rumah itu 10 kilo bisa berkurang jadi 5 kilo. Sampah restoran yang tadinya 50 kilo per hari, bagaimana bisa turun jadi 30 kilo," ujarnya.
Salah satu gagasan yang diusulkan adalah mengurangi potensi sampah dari bahan pangan sebelum masuk ke Jakarta.
Ia menyoroti praktik penjualan sayur dan buah yang masih menyertakan bagian yang tidak terpakai, seperti akar, batang, atau kulit, yang pada akhirnya menjadi sampah di tingkat konsumen.
Sekretaris DPD Golkar DKI itu mendorong agar proses pemangkasan bagian tidak terpakai dilakukan sejak dari daerah produsen, sehingga sampah tidak ikut terbawa ke Jakarta.
"Kalau kita beli kangkung, akar dan batangnya ikut. Padahal yang dimasak hanya sebagian. Itu jadi sampah. Bayangkan kalau ratusan bahan seperti itu," ucapnya.
Ke depan, ia juga mendorong transformasi pasar tradisional menjadi pasar modern yang lebih efisien dan minim sampah. Dalam konsep ini, produk yang dijual sudah dalam kondisi siap konsumsi dengan limbah yang telah dipisahkan di daerah asal.
Menurut Baco, langkah pengurangan sampah dari sumber harus menjadi bagian penting dalam pembahasan Panitia Khusus (Pansus) Sampah DPRD DKI Jakarta yang saat ini tengah berjalan.
Ia berharap, rekomendasi yang dihasilkan nantinya tidak hanya berfokus pada teknologi pengolahan dan kebijakan hilir, tetapi juga menyentuh aspek perubahan sistem distribusi dan perilaku konsumsi masyarakat.
"Jadi selain mengelola sampah, kita juga harus berpikir bagaimana cara mengurangi sampah itu sendiri," tukasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Sevilla vs Rayo Vallecano di La Liga, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Meraih Kemenangan Perdana di Laga Pembuka?
- 2Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Getafe di La Liga, 16 Agustus 2026: Duel Dua Tim dengan Modal Pramusim Berbeda
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 7Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 8Prediksi Skor Excelsior vs PSV Eindhoven di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Patahkan Dominasi Sang Juara Bertahan?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya





