Pemprov DKI Tangkap 68 Ribu Ikan Sapu-Sapu Seberat 6,89 Ton, Ini Rinciannya!

AKURAT JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Perikanan (KPKP) menggelar operasi penangkapan ikan sapu-sapu secara massal di lima wilayah kota administrasi, pada Jumat (17/4/2026).
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Gubernur Jakarta, Pramono Anung, dalam menjaga keseimbangan ekosistem perairan.
Sebanyak 640 personel gabungan dikerahkan dalam operasi tersebut. Hasilnya, sekitar 68.880 ekor ikan sapu-sapu berhasil ditangkap dengan total berat mencapai 6,98 ton.
Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Hasudungan Sidabalok, menjelaskan langkah ini diambil karena ikan sapu-sapu berpotensi merusak lingkungan.
Spesies ini diketahui dapat mengganggu habitat alami serta merusak keseimbangan ekosistem akibat kebiasaannya menggali dasar dan tepi sungai.
"Operasi penangkapan ikan sapu-sapu secara massal ini merupakan strategi jangka pendek untuk menekan populasi secara cepat dan mencegah penyebaran lebih luas," ujar Hasudungan dalam keterangannya, Senin (20/4/2026).
"Ke depan, akan dilakukan koordinasi lintas wilayah dan instansi agar kegiatan ini bisa dilakukan dalam skala lebih besar dan lebih sering," imbuhnya.
Ia menambahkan, hasil tangkapan ditangani sesuai prosedur, yakni dimatikan dan dikubur secara higienis di lokasi yang telah ditentukan.
Langkah ini dilakukan agar ikan tidak kembali ke perairan maupun diperjualbelikan, serta dapat dimanfaatkan sebagai kompos alami.
"Sebanyak 1.000 kilogram ikan sapu-sapu dari Setu Babakan juga dibawa ke Balai Riset Budidaya Ikan Hias KKP untuk penelitian pengembangan media kultur budidaya maggot," katanya.
Dari lima wilayah, Jakarta Selatan menjadi lokasi dengan jumlah tangkapan terbanyak, yakni 63.600 ekor dengan berat 5,3 ton yang ditemukan di pintu air outlet Setu Babakan, Jagakarsa.
Sementara itu, Jakarta Timur mencatat 4.128 ekor (825,5 kg), Jakarta Utara 545 ekor (271 kg), Jakarta Pusat 536 ekor (565 kg), dan Jakarta Barat 71 ekor (17 kg).
Meski demikian, pelaksanaan operasi di lapangan menghadapi berbagai kendala. Di Jakarta Utara, kondisi perairan dangkal dan berlumpur serta banyaknya sampah menyulitkan penangkapan. Jakarta Barat juga menghadapi keterbatasan lokasi dan lumpur tinggi.
Di Jakarta Pusat, air keruh menjadi tantangan tersendiri. Sementara di Jakarta Selatan ditemukan dominasi hampir 100 persen ikan sapu-sapu di Setu Babakan.
Adapun di Jakarta Timur, arus deras dan debit tinggi Sungai Ciliwung membuat petugas harus menggunakan perahu karet dengan bantuan pegiat lingkungan.
Pemprov DKI Jakarta juga mengimbau masyarakat untuk tidak mengonsumsi ikan sapu-sapu.
Pasalnya, ikan ini berpotensi mengandung residu logam berat seperti timbal (Pb) di atas ambang batas aman yang ditetapkan pemerintah, yakni lebih dari 0,3 mg/kg, sehingga berisiko bagi kesehatan. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Sevilla vs Rayo Vallecano di La Liga, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Meraih Kemenangan Perdana di Laga Pembuka?
- 2Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Getafe di La Liga, 16 Agustus 2026: Duel Dua Tim dengan Modal Pramusim Berbeda
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 7Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 8Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya






