Jakarta

Pemprov DKI Bakal Siapkan Pasukan PJLP Khusus Pemburu Ikan Sapu-sapu, Gubernur Pramono: Populasinya Sudah di Luar Perkiraan!

Laode Akbar | 17 April 2026, 15:55 WIB
Pemprov DKI Bakal Siapkan Pasukan PJLP Khusus Pemburu Ikan Sapu-sapu, Gubernur Pramono: Populasinya Sudah di Luar Perkiraan!
Petugas memburu ikan sapu-sapu di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara

AKURAT JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkap rencana pembentukan pasukan Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) untuk menangani ledakan populasi ikan sapu-sapu di sejumlah perairan ibu kota.

Langkah ini diambil setelah temuan di lapangan menunjukkan jumlah ikan tersebut jauh melampaui perkiraan.

Hal itu disampaikan Pramono saat konferensi pers realisasi APBD Triwulan Pertama Tahun 2026 di Balai Kota Jakarta, Jumat (17/4/2026).

Baca Juga: Prediksi Skor Hoffenheim vs Borussia Dortmund di Bundesliga, 18 April 2026: Ujian Berat Die Kraichgauer Hadapi Ambisi BVB

Usai meninjau langsung penangkapan ikan sapu-sapu di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Pramono mengungkapkan bahwa jumlah ikan yang ditangkap melebihi target.

"Kebetulan tadi pagi saya ada di Jakarta Utara. Dalam satu kilo sungai kecil, yang ditargetkan hanya sekitar 50 sampai 100 kilogram ikan, ternyata hasilnya lebih dari 200 kilogram," ujar Pramono.

Temuan tersebut, lanjutnya, menunjukkan bahwa populasi ikan sapu-sapu di Jakarta sudah di luar perkiraan dan berpotensi mengganggu ekosistem perairan.

"Ini menunjukkan bahwa persoalan ikan sapu-sapu sudah menjadi hal yang harus dipikirkan secara serius," katanya.

Sebagai respons, Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan skema penanganan khusus, termasuk kemungkinan membentuk tim khusus dari unsur Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) yang fokus melakukan penangkapan ikan sapu-sapu.

"Saya nanti dengan Pak Wagub akan segera memutuskan, memang harus ada PJLP, pasukan khusus untuk menangkap ikan sapu-sapu," tegasnya.

Baca Juga: Mencekam! Satu Keluarga Tewas Terjebak dalam Kebakaran Maut di Tanjung Duren

Sebelumnya, Pramono mengungkapkan bahwa populasi ikan sapu-sapu di sejumlah perairan Jakarta telah mencapai 80 hingga 90 persen, sehingga mengancam keseimbangan biota air.

Hal ini disampaikannya saat turun langsung memimpin Operasi Pemberantasan Ikan Sapu-Sapu di Jalan Janur Elok VI, Kelurahan Kelapa Gading Barat, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (17/4/2026).

Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar Pemprov DKI dalam memulihkan ekosistem sungai yang disebut sudah dikuasai spesies invasif tersebut.

"Langkah ini dilakukan karena keberadaan ikan sapu-sapu di sejumlah perairan Jakarta sudah sangat dominan, mencapai sekitar 80 sampai 90 persen dari populasi biota air, sehingga mengganggu kondisi ekosistem perairan," ujar Pramono. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.