Jakarta

Gubernur Pramono Tanggapi Santai Tumpukan Sampah di Pasar Induk Kramat Jati: Tak Perlu Strategi Rumit, Cukup Diangkut!

Laode Akbar | 3 April 2026, 14:24 WIB
Gubernur Pramono Tanggapi Santai Tumpukan Sampah di Pasar Induk Kramat Jati: Tak Perlu Strategi Rumit, Cukup Diangkut!
Penumpukan sampah di Pasar Induk Kramat Jati

AKURAT JAKARTA – Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menanggapi santai soal penanganan tumpukan sampah di kawasan Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur.

Menurutnya, tidak memerlukan strategi khusus. Langkah paling efektif saat ini adalah mempercepat proses pengangkutan sampah yang sempat tertunda.

Adanya penumpukan sampah di Pasar Induk Kramat Jati mengakibatkan terganggunya pengiriman sampah ke Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.

Baca Juga: Zaki Iskandar Puji Transformasi Timnas Indonesia di Bawah Kendali John Herdman

"Jadi nggak perlu strategi apa-apa, strateginya sederhana: diangkut," kata Pramono kepada wartawan, Jumat (3/4/2026).

Ia menjelaskan, penumpukan sampah terjadi karena dalam beberapa waktu terakhir pengangkutan ke Bantargebang sempat terhambat. Namun kini, proses pengangkutan sudah kembali berjalan secara bertahap.

Menurutnya, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta telah mengerahkan tambahan armada untuk mempercepat penanganan sampah di lokasi tersebut.

"Sudah disetujui oleh Dinas LH ada 20 truk yang kemudian untuk mengangkut itu mulai kemarin. Mudah-mudahan pelan-pelan akan segera diselesaikan," ujarnya.

Pramono juga memastikan penanganan sampah di Kramat Jati menjadi salah satu prioritas agar tidak mengganggu aktivitas ekonomi, mengingat kawasan tersebut merupakan salah satu pusat distribusi pangan di Jakarta.

"Saya sudah meminta untuk Kramat Jati segera diselesaikan," katanya.

Baca Juga: Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Elche di La Liga, 4 April 2026: Momentum Tuan Rumah Hadapi Tamu Rapuh

Pemprov DKI Jakarta kini terus mempercepat normalisasi pengangkutan sampah agar kondisi di sejumlah titik penumpukan, termasuk di Pasar Induk Kramat Jati, dapat segera teratasi.

Kepala Divisi Humas Perumda Pasar Jaya, Imam Kurniawan, menegaskan bahwa pihaknya mengerahkan sebanyak 33 truk pengangkut untuk menangani gunungan sampah di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur.

"Kami telah mengangkut sampah menggunakan 33 truk, terdiri dari 20 armada pada hari kemarin (Selasa, 31 Maret) dan 13 armada pada hari ini (Rabu,(1 April)," katanya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.