Gubernur Pramono Tanggapi Santai Tumpukan Sampah di Pasar Induk Kramat Jati: Tak Perlu Strategi Rumit, Cukup Diangkut!

AKURAT JAKARTA – Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menanggapi santai soal penanganan tumpukan sampah di kawasan Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur.
Menurutnya, tidak memerlukan strategi khusus. Langkah paling efektif saat ini adalah mempercepat proses pengangkutan sampah yang sempat tertunda.
Adanya penumpukan sampah di Pasar Induk Kramat Jati mengakibatkan terganggunya pengiriman sampah ke Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.
Baca Juga: Zaki Iskandar Puji Transformasi Timnas Indonesia di Bawah Kendali John Herdman
"Jadi nggak perlu strategi apa-apa, strateginya sederhana: diangkut," kata Pramono kepada wartawan, Jumat (3/4/2026).
Ia menjelaskan, penumpukan sampah terjadi karena dalam beberapa waktu terakhir pengangkutan ke Bantargebang sempat terhambat. Namun kini, proses pengangkutan sudah kembali berjalan secara bertahap.
Menurutnya, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta telah mengerahkan tambahan armada untuk mempercepat penanganan sampah di lokasi tersebut.
"Sudah disetujui oleh Dinas LH ada 20 truk yang kemudian untuk mengangkut itu mulai kemarin. Mudah-mudahan pelan-pelan akan segera diselesaikan," ujarnya.
Pramono juga memastikan penanganan sampah di Kramat Jati menjadi salah satu prioritas agar tidak mengganggu aktivitas ekonomi, mengingat kawasan tersebut merupakan salah satu pusat distribusi pangan di Jakarta.
"Saya sudah meminta untuk Kramat Jati segera diselesaikan," katanya.
Pemprov DKI Jakarta kini terus mempercepat normalisasi pengangkutan sampah agar kondisi di sejumlah titik penumpukan, termasuk di Pasar Induk Kramat Jati, dapat segera teratasi.
Kepala Divisi Humas Perumda Pasar Jaya, Imam Kurniawan, menegaskan bahwa pihaknya mengerahkan sebanyak 33 truk pengangkut untuk menangani gunungan sampah di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur.
"Kami telah mengangkut sampah menggunakan 33 truk, terdiri dari 20 armada pada hari kemarin (Selasa, 31 Maret) dan 13 armada pada hari ini (Rabu,(1 April)," katanya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Rumania vs Wales, 7 Juni 2026: Misi Akhiri Paceklik Kemenangan
- 2Prediksi Skor Denmark vs Ukraina, 7 Juni 2026: De Rod-Hvide Bidik Kebangkitan di Odense
- 3Prediksi Skor Arab Saudi vs Puerto Rico, 6 Juni 2026: Kesempatan Falcons Kembali ke Jalur Kemenangan
- 4Prediksi Skor Georgia vs Bahrain, 5 Juni 2026: Crusaders Ingin Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
- 5Daftar 15 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Mozambik di Jabodetabek pada FIFA Matchday Hari Ini, Selasa 9 Juni 2026
- 6Prediksi Skor Yunani vs Italia, 8 Juni 2026: Ujian Berat Generasi Baru Azzurri
- 7Daftar 33 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Oman di Jakarta dalam FIFA Matchday 2026 Hari Ini, Yuk Dukung Garuda!
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Montenegro, 5 Juni 2026: Duel Sengit di Kosicka
- 9Ancol Sunset Sound: Cara Baru Menikmati Sunset di Jakarta Lewat Musik, Pantai, Kuliner, dan Staycation
- 10Dorong Pola Hidup Sehat dan Ekonomi Lokal, Bupati Tangerang Lepas Fun Run 5K Komunitas Wisata Kreatif 2026






