Jakarta

Atasi Persoalan Bau di Sekitar RDF Rorotan, Legislator Golkar Sardy Wahab Usul Pemasangan Boiler

Laode Akbar | 29 Maret 2026, 12:17 WIB
Atasi Persoalan Bau di Sekitar RDF Rorotan, Legislator Golkar Sardy Wahab Usul Pemasangan Boiler
Wakil Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Sardy Wahab

AKURAT JAKARTA - Wakil Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Sardy Wahab, mengusulkan solusi teknis untuk mengatasi persoalan bau di fasilitas Refuse Derived Fuel (RDF) Rorotan dengan pemasangan boiler guna memastikan sampah yang diolah dalam kondisi kering.

Usulan tersebut disampaikan Sardy dalam rapat Komisi D DPRD DKI Jakarta bersama jajaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH), beberapa waktu lalu.

Menurutnya, bau yang selama ini dikeluhkan masyarakat disebabkan karena sampah yang masuk ke fasilitas RDF belum mencapai tingkat kekeringan yang ideal.

Baca Juga: Ketua DPD Golkar DKI Ahmed Zaki Soroti Penataan Kawasan Kumuh, Sudah Berjalan Namun Belum Merata

"Tatkala itu masalah sampah yang masuk ke situ belum sampai 90 persen kering, maka bau itu akan muncul," kata Sardy.

Ia menilai, pemasangan boiler dapat menjadi salah satu solusi teknis yang relatif cepat untuk mengatasi persoalan tersebut.

"Saya sudah sampaikan, pasang boiler. Berapa cuma harganya? Kalau boiler dipasang dua saja, tidak mungkin ada bau. Lembap itu yang menyebabkan bau di sana," ujarnya.

Sardy menekankan bahwa persoalan teknis seperti bau seharusnya dapat diantisipasi sejak awal melalui perencanaan yang matang.

Ia mengingatkan agar anggaran besar yang dialokasikan untuk proyek RDF benar-benar dimanfaatkan untuk penyempurnaan fasilitas.

Menurutnya, perbaikan teknis harus menjadi prioritas agar fasilitas pengolahan sampah tersebut bisa beroperasi optimal dan tidak terus menimbulkan keluhan warga.

Selain mendorong perbaikan dari sisi pemerintah, Sardy juga mengaku berencana membantu memberikan contoh pengelolaan sampah secara mandiri tanpa menggunakan anggaran pemerintah.

Anggota Komisi D itu menyebut langkah tersebut sebagai bentuk kepedulian dalam mendorong solusi konkret terhadap persoalan sampah.

"Saya akan coba juga ini untuk membantu Dinas Lingkungan Hidup, dalam waktu dekat saya rencanakan tidak pakai dana pemerintah, pakai dana sendiri," katanya.

Sardy juga meminta agar jajaran DLH melakukan evaluasi menyeluruh terhadap operasional RDF, termasuk kesiapan teknologi dan dukungan anggaran agar target pengolahan sampah dapat tercapai.

Ia berharap ke depan pengelolaan sampah Jakarta dapat dilakukan secara lebih efektif melalui kombinasi perencanaan yang matang, dukungan teknologi, serta pengawasan yang kuat.

"Ini perlu kajian yang mendalam supaya hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat," tegas Sardy. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Laode Akbar
Y