Gubernur Pramono Pastikan Taman Bendera Pusaka Bakal Dibuka 24 Jam, Gratiskan Fasilitas Olahraga hingga Parkir

AKURAT JAKARTA - Gubernur Jakarta, Pramono Anung, memastikan Taman Bendera Pusaka akan menjadi ruang publik baru yang sepenuhnya gratis dan dapat diakses warga selama 24 jam.
Hal itu disampaikannya saat meninjau progres pembangunan Taman Bendera Pusaka, Jakarta Selatan, Jumat (13/2/2026).
Pramono menegaskan bahwa seluruh fasilitas olahraga yang tersedia di taman—mulai dari area multifungsi, lapangan bulu tangkis, basket, hingga lapangan padel—akan dibuka tanpa biaya.
Baca Juga: Buka Festival Bandeng Rawa Belong 2026, Pramono Borong 6 Ikan Termasuk Bandeng Raksasa 14 Kg
"Siapa saja yang mau bermain padel di sini tetap gratis. Jadi terserah kalau di lapangan lain ada padel berbayar, di Taman Bendera Pusaka padel-nya gratis," ujarnya.
Selain fasilitas olahraga, taman seluas total 5,6 hektare ini nantinya akan terhubung dengan jogging track sepanjang 1,2 kilometer.
Pramono menargetkan peresmian dilakukan selambat-lambatnya Maret mendatang, sambil memastikan seluruh unsur perawatan dipersiapkan secara serius oleh Dinas Pertamanan dan Hutan Kota.
Untuk keamanan, taman dilengkapi 127 kamera CCTV yang memantau seluruh area. Selain itu, pencahayaan dioptimalkan agar taman tetap nyaman dan aman dikunjungi pada malam hari.
"Karena ini nanti dibuka 24 jam, lighting-nya terutama di pohon-pohonnya dibuat lebih indah, lebih cantik," kata Pramono.
Taman Bendera Pusaka juga akan menyediakan ruang UMKM yang telah dikurasi oleh Jakarta Experience Board (JXB) agar kualitas pelayanan dan kebersihan ruang publik tetap terjaga.
Pemprov DKI berencana mengadakan uji coba operasional sebelum peresmian resmi. "Akan kita uji coba dulu dan pasti saya undang teman-teman semua," ujar Pramono.
Isu pungli parkir yang kerap muncul di taman-taman lain juga menjadi perhatian. Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota, Fajar Sauri, memastikan area parkir di dalam taman akan sepenuhnya gratis.
"Parkir di taman gratis. Jumlah mobil memang terbatas, tapi disediakan di dalam taman," jelasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









