Gubernur Pramono Tegaskan Jakarta Ikut Arahan Presiden Prabowo Soal Gentengisasi, Atap Bangunan Tak Boleh Pakai Seng

AKURAT JAKARTA - Gubernur Jakarta, Pramono Anung, memastikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan mengikuti arahan Presiden Prabowo Subianto terkait kebijakan 'gentengisasi'.
Kebijakan tersebut merupakan arahan dari pemerintah pusat terkait penggantian atap seng dengan genteng pada bangunan.
Gubernur Pramono menilai kebijakan ini merupakan upaya meningkatkan kualitas hunian masyarakat Jakarta.
"Berkaitan dengan gentengisasi, tentunya DKI Jakarta akan menindaklanjuti apa yang menjadi arahan Bapak Presiden. Karena memang bagi Jakarta juga lebih baiklah," ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu (4/2/2026).
Ia menyebut, penggunaan atap seng di Jakarta sebenarnya sudah tidak terlalu banyak, namun Pemprov tetap akan mengikuti instruksi tersebut pada pembangunan baru.
"Dan memang di Jakarta yang memanfaatkan seng itu sebenarnya tidak terlalu banyak," kata politikus PDIP itu.
"Saya akan memerintahkan untuk rumah-rumah susun baru atau rumah-rumah baru yang dibangun oleh Pemerintah DKI Jakarta udah nggak boleh lagi pakai seng," imbuhnya.
Diketahui, Presiden Prabowo memperkenalkan gagasan proyek 'gentengisasi' sebagai bagian dari upaya memperindah lingkungan permukiman. Di mana semua rumah akan memakai genteng sebagai atapnya.
"Saya ingin semua atap Indonesia pakai genteng ya. Gerakannya adalah gerakan proyek gentengisasi," kata Prabowo dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah di Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).
Dia menilai, penggunaan atap seng yang meluas membuat kawasan menjadi panas dan kurang estetis. "Seng ini panas untuk penghuni, Seng ini juga berkarat. Jadi tidak mungkin Indonesia indah kalau semua genteng dari seng," ucapnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!



