Jakarta

Dinas Bina Marga Ungkap Pembongkaran Tiang Monorel Rasuna Said Telan Biaya Rp 100 Miliar dari APBD 2026

Yasmina Nuha | 8 Januari 2026, 15:25 WIB
Dinas Bina Marga Ungkap Pembongkaran Tiang Monorel Rasuna Said Telan Biaya Rp 100 Miliar dari APBD 2026

AKURAT JAKARTA – Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Heru Suwondo, mengungkapkan anggaran pembongkaran tiang-tiang monorel di sepanjang Jalan HR Rasuna Said mencapai sekitar Rp100 miliar.

Anggaran tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta.

Heru menjelaskan, anggaran pembongkaran tidak berdiri sendiri, melainkan digabung dengan program penataan jalan dan trotoar di kawasan tersebut.

"Anggaran pembongkaran ini jadi satu dengan penataan jalan dan trotoarnya. Detailnya saya tidak pegang, tapi totalnya semua sekitar Rp100 miliar," kata Heru saat ditemui wartawan, Kamis (8/1/2026)

Baca Juga: Street Food Legendaris Jakarta, Destinasi Wisata Kuliner Wajib Coba bagi Pencinta Rasa Autentik

Ia menegaskan, pembiayaan proyek tersebut menggunakan APBD dan dialokasikan pada tahun anggaran 2026.

Menurutnya, mekanisme pembayaran APBD tidak harus dilakukan di awal tahun, melainkan menyesuaikan dengan progres pekerjaan di lapangan.

"APBD Tahun ini. Pembayarannya kan tergantung progres," ujar Heru.

Terkait teknis pelaksanaan pembongkaran, Heru mengatakan pada tahap awal pihaknya akan mengerahkan petugas internal Dinas Bina Marga. Pasukan kuning akan diterjunkan sebelum melibatkan pihak lain jika diperlukan.

"Awal kita pakai satgas kita, pasukan kuning. Bina Marga harus siap," tegas Heru.

Diketahui, Gubernur Jakarta, Pramono Anung, memastikan akan memulai pembongkaran tiang-tiang monorel di sepanjang jalan HR Rasuna Naid pada pekan depan tanpa penutupan jalan.

Baca Juga: Eks Dirjen Kemenkeu Divonis 1,5 Tahun Penjara

"Untuk pembongkaran monorel seperti yang kemarin kami sampaikan, akan kami lakukan minggu ketiga, apakah hari Selasa atau Rabu depan. Dan untuk itu tidak dilakukan penutupan jalan," ujar Pramono di Pasar Kombongan, Jakarta Pusat, Selasa (6/1/2026).

Ia menjelaskan, proses pembongkaran akan tetap berjalan dengan mengacu pada pengalaman teknis yang telah dimiliki Pemprov DKI.

Dinas Bina Marga akan berkoordinasi penuh agar pekerjaan berlangsung aman dan tidak mengganggu arus lalu lintas. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.