Jakarta

Gubernur Pramono Targetkan 6 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026 dengan Transaksi Tembus Rp 8 Triliun

Laode Akbar | 12 Juni 2026, 14:50 WIB
Gubernur Pramono Targetkan 6 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026 dengan Transaksi Tembus Rp 8 Triliun
Gubernur Pramono saat membuka Jakarta Fair 2026

AKURAT JAKARTA – Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menargetkan nilai transaksi selama penyelenggaraan Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2026 dapat menembus angka Rp8 triliun.

Target tersebut disampaikannya saat membuka secara resmi Jakarta Fair Kemayoran 2026 di Arena JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (11/6/2026).

Menurut Pramono, Jakarta Fair merupakan salah satu penggerak ekonomi terbesar di ibu kota yang setiap tahun mampu mencatatkan transaksi triliunan rupiah dan menarik jutaan pengunjung.

Baca Juga: Politeknik Ismet Iskandar Indonesia Luncurkan Program Khusus Anggota Ormas, Ini Syarat dan Biaya Kuliahnya

"Tahun lalu pengunjungnya mencapai 5,9 juta orang dengan transaksi Rp7,3 triliun. Mudah-mudahan tahun ini jumlah pengunjung bisa menembus enam juta orang dan nilai transaksi melampaui Rp8 triliun," ujar Pramono.

Ia menilai capaian tersebut realistis mengingat Jakarta Fair terus berkembang sebagai ajang promosi produk, hiburan, sekaligus pertemuan bisnis yang mempertemukan pelaku UMKM, industri nasional, hingga perusahaan internasional.

Pramono juga berharap tren peningkatan transaksi dapat berlanjut pada penyelenggaraan tahun-tahun berikutnya.

Bahkan, ia menargetkan nilai transaksi UMKM pada Jakarta Fair mendatang bisa melampaui Rp9 triliun seiring persiapan menyambut 500 tahun Kota Jakarta pada 2027.

"Saya berharap tahun depan lebih meriah, pengunjungnya lebih banyak, dan transaksi UMKM bisa melampaui Rp 9 triliun. Kalau tahun ini bisa mencapai Rp 8 triliun, maka itu menjadi pencapaian yang sangat baik," katanya.

Baca Juga: Kabar Gembira, Tunjangan Guru Non-ASN Resmi Naik Jadi Rp2 Juta

Selain menjadi ajang hiburan masyarakat, Pramono menegaskan Jakarta Fair memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Karena itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus mendukung penyelenggaraan acara tersebut sebagai wadah promosi bagi pelaku usaha dari berbagai sektor.

Sementara Direktur Utama PT Jakarta International Expo sekaligus Ketua Umum Panitia Jakarta Fair Kemayoran 2026, Siti Hartati Murdaya, mengatakan pameran multiproduk terbesar di Asia Tenggara itu berlangsung selama satu bulan, mulai 11 Juni hingga 12 Juli 2026.

"Tahun ini terdapat 2.800 perusahaan yang berpartisipasi dengan 1.800 stan pameran. Peserta terdiri dari pelaku UMKM, perusahaan nasional, hingga perusahaan internasional," ujar Hartati.

Selain pameran produk, Jakarta Fair Kemayoran 2026 menghadirkan berbagai hiburan seperti konser musik yang melibatkan sekitar 150 band nasional, parade karnaval, festival kuliner nusantara, wahana permainan anak, kontes Miss Jakarta Fair, hingga pesta kembang api.

Baca Juga: BYD Atto 3 Hadir dengan Layar Sentuh Hover Adaptif dan Performa Ganas, SUV Listrik Flagship Ini Siap Menguasai Pasar Otomotif Tanah Air

Dengan jumlah peserta yang meningkat dan target kunjungan mencapai lebih dari enam juta orang, Jakarta Fair Kemayoran 2026 diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi Jakarta sekaligus memperkuat posisi ibu kota sebagai pusat perdagangan dan investasi nasional. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.