Muncul Usulan Pencabutan Bansos bagi Keluarga Pelaku Tawuran Manggarai, Pemprov DKI Pilih Pendekatan Humanis

AKURAT JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menanggapi usulan pencabutan bantuan sosial (bansos) bagi keluarga pelaku tawuran, menyusul insiden bentrokan antarwarga yang kembali terjadi di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan.
Staf Khusus (Stafsus) Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Chico Hakim, menyatakan Pemprov DKI menghormati masukan tersebut sebagai bentuk kepedulian untuk menumbuhkan efek jera serta meningkatkan tanggung jawab keluarga dalam mencegah aksi kekerasan.
"Kami menghormati masukan tersebut sebagai bentuk kepedulian untuk menciptakan efek jera dan tanggung jawab keluarga," ujar Chico saat dikonfirmasi wartawan, Senin (5/1/2026).
Baca Juga: Simak Nih Daftar 17 Hari Libur Nasional dan 8 Hari Cuti Bersama
Namun, ia menegaskan bahwa pendekatan yang diambil Pemprov DKI saat ini tetap mengedepankan langkah pencegahan yang humanis dan komprehensif, bukan semata-mata sanksi yang berpotensi berdampak luas terhadap keluarga rentan.
Menurutnya, kebijakan pencabutan bansos tidak bisa dilakukan secara serta-merta, mengingat bantuan seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP), Kartu Lansia Jakarta (KLJ), dan program sosial lainnya dirancang untuk melindungi warga miskin dan kelompok rentan di Jakarta.
"Bansos seperti KJP, KLJ, dan lainnya dirancang untuk melindungi warga miskin, dan pencabutan harus sesuai regulasi yang ada serta mempertimbangkan dampak sosialnya," jelas Chico.
Ia menambahkan, Pemprov DKI akan terus berkoordinasi dengan DPRD DKI Jakarta serta Dinas Sosial untuk melakukan evaluasi penyaluran bansos agar lebih tepat sasaran, tanpa mengabaikan aspek keadilan sosial.
"Kami akan terus koordinasi dengan DPRD dan Dinsos untuk evaluasi penyaluran bansos agar lebih tepat sasaran," pungkasnya.
Diketahui, aksi tawuran antarwarga kembali terjadi di Kelurahan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, pada Jumat (2/1/2026).
Tawuran pecah pada sore hari sekitar pukul 15.00 WIB di terowongan Manggarai.
Tak hanya di Manggarai, sejumlah wilayah Jakarta lainnya seperti Klender dan Ciracas juga terjadi tawuran dalam dua hari terakhir ini.
Fenomena tersebut pun menuai sorotan dari Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta, Justin Adrian Untayana.
Justin mendorong Pemprov untuk bersikap lebih tegas, salah satunya dengan meminta Dinas Sosial mengevaluasi pemberian bantuan sosial kepada keluarga yang anggotanya terbukti terlibat tawuran.
Baca Juga: Wow, Padi Reborn Siapkan Konser Intim dengan Panggung 360 Derajat
"Pemprov DKI perlu menunjukkan ketegasan. Masalah ini sudah terjadi berulang kali dan semakin larut tanpa adanya serangkaian solusi konkret yang bisa menyelesaikannya secara tuntas," ucapnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






