Jakarta

UMP Jakarta 2026 Akan Difinalkan Pekan Ini, Gubernur Pramono Akui Masih Ada Perbedaan Pendapat Buruh dan Pengusaha

Yasmina Nuha | 9 Desember 2025, 13:36 WIB
UMP Jakarta 2026 Akan Difinalkan Pekan Ini, Gubernur Pramono Akui Masih Ada Perbedaan Pendapat Buruh dan Pengusaha

AKURAT JAKARTA – Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mengatakan bahwa pembahasan mengenai Upah Minimum Provinsi (UMP) Jakarta tahun 2026 akan segera difinalisasikan.

Ia menjelaskan, pihaknya akan segera mengadakan rapat khusus terkait finalisasi UMP Jakarta 2026 pada pekan ini.

"Jadi pembahasan sudah hampir final, dan kan memang ada range yang, dan dalam minggu ini kami akan merapatkan secara khusus untuk segera difinalkan," ujar Pramono kepada wartawan di Jakarta, Senin (8/12/2025).

Baca Juga: Ahok Pernah Prediksi Banjir Rob Bakal Sampai Monas Jika Tanggul Laut Jebol, Gubernur Pramono: Alhamdulillah Tidak Terjadi

Meski demikian, lanjutnya, keputusan akhir terkait besaran UMP belum bisa ditetapkan karena masih adanya perbedaan pendapat yang signifikan antara perwakilan kelompok buruh dan kelompok pengusaha.

"Tetapi belum final, karena memang masih ada dispute perbedaan antara kelompok buruh dengan kelompok pengusaha," tuturnya.

Politikus PDIP itu menekankan peran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta sebagai penengah yang netral dan adil dalam konflik kepentingan ini.

"Pemerintah Jakarta kan harus menjadi wasit yang adil, dan kami akan memutuskan secara adil itu," tegasnya.

Baca Juga: Dulu Sederhana, Kini Mewah, Ini 8 Keseruan Boomers yang Kini Hampir Mustahil Dinikmati Gen Z

Sebelumnya, ratusan buruh dari berbagai serikat pekerja menggelar aksi unjuk rasa di depan Balai Kota DKI Jakarta, Senin (17/11/2025), menuntut kenaikan drastis Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta 2026 menjadi Rp 6 juta.

Tuntutan ini disampaikan sebagai respons terhadap tingginya biaya hidup di Ibu Kota yang dinilai tidak sebanding dengan upah minimum saat ini.

Menanggapi desakan buruh tersebut, Gubernur Jakarta, Pramono Anung menyampaikan bahwa penetapan UMP masih dalam tahap pembahasan.

"Ya kan baru dibahas. Kan saya di ujung aja nanti," ujar Pramono kepada wartawan, dikutip Selasa (18/11/2025). (*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yasmina Nuha
Y