Pengelola PIK Masih Kirim Sampah ke Bantar Gebang, DLH DKI: Wajib Kelola Sampah Sendiri!

AKURAT JAKARTA - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta meminta agar pengelola kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) untuk mengelola sampahnya sendiri. Hal tersebut juga sesuai dengan arahan Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol.
"Sejalan dengan itu Pak Menteri memang waktu ke PIK meminta dengan tegas supaya pengelola PIK maupun pengelola pasar yang di PIK wajib mengolah sampahnya sendiri," ujar Kepala DLH DKI Jakarta, Asep Kuswanto kepada wartawan, Rabu (9/7/2025).
Ia mengatakan, saat ini PIK memang sampah di sana belum punya tempat pengolahan sampah sendiri dan masih mengandalkan Jakarta.
Padahal, berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) No. 2 Tahun 2021 menyebut bahwa kawasan tempat usaha seperti PIK harus bisa mengelola sampah sendiri.
"Kemarin pak Menteri memang ke PIK disana ternyata sangat mengandalkan dari Jakarta sementara Jakarta punya regulasi Pergub Nomor 02 tahun 2021 yang sudah mengharuskan kawasan tempat usaha itu mengolah sampahnya sendiri sehingga memang sejalan dengan Perda," paparnya.
Selain itu, kata Asep, pihaknya juga memiliki Peraturan Daerah (Perda) No. 3 Tahun 2013 yang mengamanatkan bahwa semua sampah kawasan dan dari perusahaan wajib mengolah sampahnya sendiri.
Baca Juga: Sekolah Swasta Gratis di Jakarta Bakal Dilaksanakan, Ini Bocoran Jadwal dari Gubernur Pramono
Ia juga menilai bahwa kawasan PIK sangat mampu untuk mengelola sampahnya sendiri. Sebab, penghuninya mampu untuk membayar retribusi sampah.
"Ya sanggup lah semua kawasan apalagi PIK, PIK kan benar benar penghuninya middle up kemampuan mereka untuk membayar dan membangun pengolahan sampah sendiri," katanya.
Ia juga menerangkan, sebenarnya pihaknya dapat memberikan sanksi melalu perda yang ada. Namun, dalam penerapannya, selama ini pengelola PIK bekerja sama dengan pihak swasta dan baru dibuang ke Bantar Gebang.
"Nah sekarang regulasi itu dimungkinkan. Tetapi, akhirnya membebani Bantargebang yang kondisinya sangat penuh," jelas Asep.
"Sehingga untuk mengurangi sampah yang penuh ke Bantargebang dalam hal ini dari PIK kemarin Pak Menteri kepada pengelola pasar maupun pengelola PIK untuk dapat membangun pengolah sampah sendiri di PIK," pungkasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Rumania vs Wales, 7 Juni 2026: Misi Akhiri Paceklik Kemenangan
- 2Prediksi Skor Denmark vs Ukraina, 7 Juni 2026: De Rod-Hvide Bidik Kebangkitan di Odense
- 3Prediksi Skor Arab Saudi vs Puerto Rico, 6 Juni 2026: Kesempatan Falcons Kembali ke Jalur Kemenangan
- 4Prediksi Skor Georgia vs Bahrain, 5 Juni 2026: Crusaders Ingin Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
- 5Daftar 15 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Mozambik di Jabodetabek pada FIFA Matchday Hari Ini, Selasa 9 Juni 2026
- 6Prediksi Skor Yunani vs Italia, 8 Juni 2026: Ujian Berat Generasi Baru Azzurri
- 7Daftar 33 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Oman di Jakarta dalam FIFA Matchday 2026 Hari Ini, Yuk Dukung Garuda!
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Montenegro, 5 Juni 2026: Duel Sengit di Kosicka
- 9Ancol Sunset Sound: Cara Baru Menikmati Sunset di Jakarta Lewat Musik, Pantai, Kuliner, dan Staycation
- 10Dorong Pola Hidup Sehat dan Ekonomi Lokal, Bupati Tangerang Lepas Fun Run 5K Komunitas Wisata Kreatif 2026




