Jakarta

Dalam 4 Bulan di 2025 Sudah Terjadi 598 Kebakaran, Gubernur Pramono Minta Tiap RT di Jakarta Wajib Punya 2 APAR

Yasmina Nuha | 9 Mei 2025, 15:24 WIB
Dalam 4 Bulan di 2025 Sudah Terjadi 598 Kebakaran, Gubernur Pramono Minta Tiap RT di Jakarta Wajib Punya 2 APAR

AKURAT JAKARTA - Gubernur Jakarta, Pramono Anung meminta agar setiap RT di  Jakarta memiliki 2 alat pemadam api ringan (APAR).

Hal ini disampaikannya usai melakukan peninjauan dan inspeksi peralatan penanggulangan kebakaran di masyarakat di Jl. Asofa I, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (9/5/2025).

"Di Jakarta itu kurang lebih RT-nya ada 30.679. Dan saya secara pribadi berharap setiap RT itu ada 2 APAR. Kalau itu bisa dimiliki maka ada preventif yang bisa dilakukan," ujar Pram, sapaan akrabnya kepada wartawan.

Baca Juga: Segera Tayang! Link Live Streaming Dewa United vs Persita Tangerang di BRI Liga 1, 9 Mei 2025

Ia menjelaskan, dirinya telah menandatangani Instruksi Gubernur nomor 5 tahun 2025 tentang gerakan punya APAR.

Ia menjelaskan, gerakan ini dilakukan karena kita tahu di Jakarta ini banyak sekali daerah yang padat penduduk.

Dengan itu, kata Pram, ketika ada terjadi kebakaran, kesulitan alat pemadam kebakaran besar itu masuk ke daerah padat penduduk.

"Maka dengan demikian pelatihan APAR ini, Alat pemadam api ringan ini diharapkan akan dimiliki oleh seluruh RT yang ada di Jakarta," tuturnya

Pramono mengatakan, berdasarkan laporan pada tahun 2025 ini terjadi 598 kebakaran.  141 kasus di antaranya dipadamkan dengan APAR yang dimiliki oleh masyarakat.

"Dan ini sekarang kami galakkan untuk setiap RT yang mudah-mudahan akan mempunyai Alat pemadam api ringan ini atau APAR," tukasnya.

Baca Juga: Lolos Piala Dunia Jalur Kualifikasi, Manajer Zaki Sebut Timnas U-17 Capai Semua Target PSSI

Ia menjelaskan, dengan itu hal ini menjadi modal awal yang luar biasa bagi Jakarta, terutama di daerah-daerah yang padat penduduk.

"Seperti di tempat ini, kemudian di Tambora, di Taman Sari dan sebagainya. Sehingga mereka punya alat pemadam api ringan yang akan bisa digunakan ketika ada kebakaran," pungkasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.