Pajak Lexus Telat Dibayar, Harta Kekayaan Dedi Mulyadi yang Capai Rp12,81 Miliar Ikut Disorot

AKURAT JAKARTA - Polemik mengenai pajak mobil mewah milik Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengundang perhatian publik setelah diketahui bahwa kendaraan pribadinya, Lexus LX 600 keluaran tahun 2022, tercatat menunggak pajak senilai Rp42 juta.
Tak pelak, tunggakan pajak Lexus milik Dedi Mulyadi ini langsung menjadi bahan perbincangan di berbagai platform, terutama karena menyangkut pejabat publik yang tengah menjabat.
Namun, Dedi Mulyadi tak tinggal diam.
Ia memberikan klarifikasi langsung terkait tunggakan pajak Lexus miliknya tersebut.
Menurut Dedi, keterlambatan pembayaran pajak ini bukan disebabkan oleh kelalaian, melainkan karena kendaraan masih dalam proses mutasi dari pemilik sebelumnya yang berdomisili di DKI Jakarta ke wilayah Jawa Barat.
Mutasi ini penting baginya karena ia berkomitmen untuk selalu menggunakan pelat nomor kendaraan Jawa Barat, sesuai domisilinya.
“Mobil itu atas nama orang lain yang berdomisili di Jakarta. Saya punya komitmen agar kendaraan saya pakai nomor Jawa Barat,” ujar Dedi di Gedung Pakuan, Bandung, pada Rabu (23/4/2025).
Ia menambahkan bahwa proses administrasi perpindahan ini tidak bisa dilakukan sembarangan karena melibatkan pihak leasing, yang membuat waktu penyelesaiannya menjadi lebih panjang dan kompleks.
Dedi juga mengungkapkan bahwa dirinya sudah mengeluarkan biaya sekitar Rp70 juta untuk menyelesaikan dokumen kepemilikan kendaraan tersebut.
Ia menegaskan bahwa meski menjabat sebagai gubernur, ia tidak ingin menyalahgunakan wewenangnya untuk mempercepat proses ini secara istimewa.
Menurutnya, semua proses harus dijalani sebagaimana mestinya sebagai warga negara yang taat hukum.
Tak hanya soal pajak kendaraan, sorotan publik juga tertuju pada Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang ia laporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) per 20 Agustus 2024.
Dedi tercatat memiliki total kekayaan sebesar Rp12,81 miliar.
Aset-aset yang ia laporkan meliputi 116 bidang tanah dan bangunan senilai Rp7,36 miliar, koleksi kendaraan mewah yang totalnya mencapai sekitar Rp8 miliar, serta kas dan simpanan senilai Rp1,15 miliar.
Sementara itu, Dedi juga memiliki kewajiban utang senilai Rp3,83 miliar.
Keterbukaan Dedi Mulyadi dalam mengungkap asal-usul kepemilikan aset dan proses administratif kendaraan pribadinya menunjukkan sikap transparansi yang diharapkan dari pejabat negara.
Meski masih dalam sorotan, ia tetap memegang prinsip tidak menyalahgunakan jabatan demi kemudahan urusan pribadi. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 2Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 7Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 8Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya






