Jakarta

Banjir Saat Hari Kerja, DPRD Jakarta Dukung Pemprov Terbitkan Imbauan WFH Bagi Pekerja

Yasmina Nuha | 15 Desember 2024, 07:04 WIB
Banjir Saat Hari Kerja, DPRD Jakarta Dukung Pemprov Terbitkan Imbauan WFH Bagi Pekerja

AKURAT JAKARTA - DPRD DKI Jakarta menyambut baik rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang akan mengeluarkan surat edaran terkait imbauan penerapan work from home (WFH) saat terjadi banjir di hari kerja.

Wakil Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta, Alia Noorayu Laksono mengatakan, kebijakan tersebut menjadi langkah antisipatif dan tepat menyikapi prediksi terjadinya cuaca ekstrem hingga 15 Desember 2024 di wilayah Jabodetabek.

"Pertimbangan untuk menerbitkan surat edaran tersebut menunjukan bahwa Pemprov DKI tidak hanya fokus pada penanganan bencana, namun juga memperhatikan keselamatan dan produktivitas masyarakat," ujar Alia, Jumat (13/12/2024).

Baca Juga: Kemana Arah Politik dan Jabatan Ridwan Kamil Usai Pilkada Jakarta? Begini Pandangan dari Pengamat Politik

Anggota DPRD Jakarta Fraksi Golkar ini mengingatkan agar rencana tersebut dilakukan dengan persiapan yang matang, sehingga jika WFH harus dilaksanakan maka bisa berjalan dengan baik dan efektif.

Selain itu, Alia juga mengusulkan agar memperhatikan kelompok masyarakat yang tidak dapat bekerja dari rumah, seperti pekerja di sektor esensial.

"Perlu ada solusi khusus untuk memastikan mereka tetap dapat bekerja dengan aman," katanya.

Baca Juga: Bukti Nyata Kedekatan Zaki Iskandar dengan Masyarakat Tangerang: Datang dan Apresiasi Muslim Games 2024 di Catalina BSD, Meski Sudah Tak Jabat Bupati

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Teguh Setyabudi yang telah memberikan arahan antisipasi dampak cuaca ekstrem kepada seluruh jajarannya.

"Saya juga mendukung arahan Pj Gubernur Teguh kepada dinas terkait untuk mengantisipasi cuaca ekstrem," ucapnya.

Terakhir, ia berharap, langkah-langkah mitigasi seperti optimalisasi pompa air, peningkatan kapasitas drainase, dan edukasi masyarakat mengenai risiko banjir dapat dilakukan secara menyeluruh.

Baca Juga: Pria Berbaju Merah, Pelaku Pemukulan Dokter Koas FK Unsri Resmi Jadi Tersangka

"Melalui sinergi dan kolaborasi semua pihak, maka dampak dari cuaca ekstrem bisa diminimalkan sehingga masyarakat tetap merasa aman," tandasnya.

Sebagai informasi, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah memperpanjang status peringatan dini cuaca ekstrem hingga 15 Desember 2024 mengingat terjadi peningkatan curah hujan di wilayah Jabodetabek.

Menurut BMKG, pada puncak cuaca ekstrem yakni 15 Desember mendatang, curah hujan bisa mencapai 100 mm, sehingga perlu diwaspadai. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yasmina Nuha
Y