Jakarta

Galang Dana dari Warga dan ASN untuk Bantuan Kemanusiaan Palestina, Pemkab Tangerang Salurkan Rp 1,5 Miliar Melalui PMI Pusat

Sastra Yudha | 16 September 2025, 17:17 WIB
Galang Dana dari Warga dan ASN untuk Bantuan Kemanusiaan Palestina, Pemkab Tangerang Salurkan Rp 1,5 Miliar Melalui PMI Pusat

AKURAT JAKARTA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melakukan penggalangan dana kemanusiaan untuk warga Gaza Palestina, dan terkumpul Rp 1,5 miliar.

Dana sejumlah Rp 1,5 tersebut berasal dari sumbangan masyarakat umum dan para ASN di lingkungan Pemkab Tangerang.

Bantuan kemanusiaan tersebut kemudian disalurkan untuk warga Gaza Palestina melalui Palang Merah Indonesia (PMI).

Baca Juga: Berani Coba? 5 Kuliner Ekstrem Khas Nusantara yang Bikin Penasaran

Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, secara simbolis menyerahkan bantuan kemanusiaan untuk Gaza Palestina tersebut kepada Ketua Umum PMI Pusat, HM. Jusuf Kalla.

Penyerahan bantuan kemanusiaan dari ASN Pemkab Tangerang untuk warga Gaza Palestina dilaksanakan di Kantor PMI Pusat di Jakarta, pada Selasa (16/9/2025).

Bupati Tangerang mengatakan, sejak Februari 2025 lalu, Pemkab Tangerang mengajak masyarakat dan para ASN melakukan penggalangan dana untuk membantu masyarakat Palestina yang mengalami krisis kemanusian, akibat agresi Israel.

"Bantuan yang terkumpul dari hasil penggalangan dana yang dilakukan oleh para ASN dan masyarakat Kabupaten Tangerang sebesar Rp 1,5 miliar," ungkap Bupati Maesyal kepada media, Selasa (16/9/2025).

"Selanjutnya, hari ini dana tersebut kita serahkan langsung kepada PMI Pusat, untuk disalurkan kepada saudara-saudara kita di Palestina," lanjut Bupati Maesyal.

Baca Juga: Kenali Campak: Penyakit Menular yang Masih Mengintai Anak dan Dewasa

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Rudi Maesyal ini mengatakan, meskipun bantuan yang diberikan tidak dapat menghapus segala penderitaan yang dialami masyarakat Gaza, namun setidaknya dapat meringankan beban mereka.

Selain itu, bantuan ini membuktikan bahwa masyarakat Kabupaten Tangerang berdiri bersama Palestina serta menolak adanya penjajahan di atas muka bumi ini.

"Mungkin bantuan yang diberikan ini tidak dapat menghapuskan seluruh penderitaan masyarakat Palestina. Tetapi kami berharap, semoga bantuan yang diberikan dapat meringankan beban saudara kita," ujarnya.

Sementara Ketua Umum PMI Pusat, Jusuf Kalla, mengatakan bahwa kondisi Palestina saat ini sangat menghawatirkan, karena tidak henti-hentinya diserang oleh militer Israel.

"Kondisi saudara-saudara kita di Palestina sangat menghawatirkan, karena terus digempur oleh tentara Israel," tegasnya.

Baca Juga: Kurangi Angka Pengangguran, Gubernur Pramono Minta Jajarannya Gunakan APBD untuk Ciptakan Lapangan Kerja

Bahkan, mantan Wapres Indonesia dua periode ini menyebut Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu dan Presiden Amerika Donald Trump sebagai orang gila.

"Israel ini menyerang membabi buta, karena didukung dua orang gila yang haus darah bagaikan drakula, yaitu Benyamin Netanyahu dan Donald Trump," ujar JK.

JK mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dan Pemkab Tangerang karena telah peduli terhadap keadaan masyarakat Palestina.

Mantan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 ini juga mengatakan, bahwa bantuan itu nantinya akan didistribusikan langsung kepada masyarakat Palestina.

"Selama konflik Gaza, PMI Indonesia sudah menyalurkan kurang lebih sekitar Rp 16 miliar," katanya.

JK juga menegaskan, PMI akan terus berdiri mendukung masyarakat Palestina, karena selain rasa persaudaraan sesama umat muslim, Indonesia juga menolak segala bentuk penjajahan di atas dunia.

JK berharap, konflik di Palestina bisa segera selesai dengan solusi dua negara. "Kita berdiri mendukung Palestina, karena Indonesia merupakan negara yang mayoritas beragama Islam," tegasnya.

Baca Juga: Gratiskan Satu Lajur Tol Fatmawati 2, Gubernur Pramono Jamin Tak Mengurangi Pendapatan Tol

Sedangkan Ketua PMI Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, mengatakan bahwa PMI Kabupaten Tangerang berkomitmen untuk selalu berada di barisan terdepan dalam misi kemanusian, kapan pun di manapun.

"Selama PMI Kabupaten Tangerang masih ada, maka kami akan selalu ada dalam misi kemanusian kapan pun waktunya dan di manapun berada," tegasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.