Seruan Boikot Produk Teknologi Israel, Nomor 5 Banyak Digunakan di Indonesia

AKURAT JAKARTA - Produk Israel kini menjadi pusat perhatian banyak pihak, terkait gerakan boikot produk Israel karena agresi militernya ke Palestina.
Gerakan boikot produk Israel serta produk terafiliasi dengan negara tersebut, sebagai bentuk protes keras atas tindakan keji Israel terhadap warga Palestina.
Salah satu gerakan yang sangat vokal dalam mendorong boikot terhadap produk Israel adalah gerakan Boikot, Divestasi, dan Sanksi (BDS).
Gerakan BDS ini bertujuan untuk memberikan tekanan ekonomi kepada Israel dengan menggalakkan boikot terhadap produk asal Israel.
Baca Juga: Resep Tahu Aci Goreng, Mudah Dibuat dan Cocok Dijadikan Camilan di Musim Hujan
Tujuan lainnya adalah mendorong pelaku perdagangan global untuk menghentikan penjualan produk-produk Israel, termasuk produk teknologi mereka.
Berikut adalah 8 produk teknologi Israel yang menjadi target boikot masyarakat dunia:
1. Netafim :
Perusahaan ini memproduksi sistem irigasi tetes pertama di dunia, yang sangat berpengaruh dalam mengelola penggunaan air di bidang pertanian.
2. Pythagoras Solar :
Perusahaan ini memproduksi jendela solar pertama di dunia dan mengintegrasikan panel surya dalam jendela gedung untuk meningkatkan efisiensi energi.
3. Jolt :
Startup ed-tech fokus pada pengembangan talenta, dengan lulusan yang bekerja di perusahaan terkemuka seperti Uber, Netflix, Shopify, Facebook, dan YouTube.
4. SniffPhone :
Alat diagnostik medis yang dapat mendeteksi penyakit melalui napas pengguna.
5. Waze :
Aplikasi navigasi dan peta berbasis komunitas yang dikembangkan oleh perusahaan Israel sebelum diakuisisi oleh Google.
6. Firebol :
Perusahaan ini mengembangkan data cloud untuk menyederhanakan akses pada wawasan serta kemampuan analisanya, dengan fokus pada analisa sub-second dan memanfaatkan teknologi komputasi serta penyimpanan yang dioptimalkan.
Gerakan boikot terhadap produk Israel terus berlanjut sebagai bagian dari respons global terhadap situasi di Timur Tengah. Produk-produk ini menjadi sorotan dalam upaya memboikot Israel. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






