Netizen Ramai-ramai Pakai Ilustrasi Semangka untuk Dukung Palestina, Kok Bisa? Ini Sejarah dan Maknanya

AKURAT JAKARTA - Konflik Israel-Palestina terus memanas dan gencatan senjata terus terjadi hingga mengakibatkan ribuan nyawa melayang.
Seruan boikot produk pro Israel pun terus disuarakan sebagai bentuk mendukung Palestina. Dan teranyar, bentuk dukung Palestina ditandai dengan emoji atau ilustrasi semangka.
Lantas, bagaimana sejarah dan apa makna semangka yang ramai digunakan netizen dan warganet di media sosial untuk dukung Palestina. Berikut penjelasannya!
Seperti diketahui, netizen dan warganet saat ini ramai menggunakan emoji semangka dan memposting semangka di media sosial sebagai bentuk mendukung Palestina.
Ternyata, buah berbentuk bulat dan berwarna merah itu memiliki sejarah panjang dan makna yang mendalam bagi perjuangan masyarakat Palestina.
Ada makna tersendiri di setiap lapisan buah semangka, mulai dari kulit, daging buah, hingga bijinya.
Diketahui warna kulit luar yang hijau, daging buah berwarna putih dan merah, serta biji berwarna hitam dianggap melambangkan bendera Palestina.
Meski simbol semangka baru ramai digunakan dan viral akhir-akhir ini, rupanya semangka memiliki sejarah panjang dalam perjuangan masyarakat Palestina.
Dilansir dari Time, simbol semangka ini pertama kali muncul tahun 1967. Saat itu Israel berhasil menguasai Gaza dan tepi barat, serta sebagian wilayah Yerusalem di bagian timur.
Karena hal itu, masyarakat Palestina dilarang keras oleh Israel untuk mengibarkan bendera negaranya di kawasan Gaza dan Tepi Barat.
Karena larangan itu, masyarakat Palestina memikirkan cara dan alternatif lain untuk menunjukkan identitas negaranya kepada dunia.
Mereka kemudian memilih buah semangka untuk merepresentasikan Palestina, sebab buah semangka memiliki perpaduan warna bendera Palestina ketika dibelah, yaitu hijau, putih, merah, dan hitam.
Tepatnya, ketika dibelah semangka memiliki warna kulit luar berwarna hijau, daging buah berwarna putih dan merah, serta biji berwarna hitam.
Kemudian di tahun 1993 disepakati Perjanjian Oslo. Momentum perjanjian formal pertama untuk menyelesaikan atau mengakhiri konflik Israel-Palestina.
Setelah adanya Perjanjian Oslo, Israel kemudian mencabut larangan pengibaran bendera Palestina di sebagian wilayah Palestina yang menjadi kekuasaannya.
Larangan itu dicabut karena bendera merupakan lambang perwakilan dari pemerintahan Otoritas Palestina (PA), yang mengelola Tepi Barat dan Gaza.
Mengingat sejarah panjang dan makna mendalam simbol semangka bagi masyarakat Palestina, simbol itu pun kini ramai digunakan di media sosial.
Netizen dan warganet kini tidak hanya ramai mengajak masyarakat untuk boikot produk pro Israel saja.
Namun, warganet kini juga ramai menggunakan emoji semangka atau memposting semangka sebagi bentuk solidaritas dan dukung Palestina. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Rumania vs Wales, 7 Juni 2026: Misi Akhiri Paceklik Kemenangan
- 2Prediksi Skor Denmark vs Ukraina, 7 Juni 2026: De Rod-Hvide Bidik Kebangkitan di Odense
- 3Prediksi Skor Arab Saudi vs Puerto Rico, 6 Juni 2026: Kesempatan Falcons Kembali ke Jalur Kemenangan
- 4Prediksi Skor Georgia vs Bahrain, 5 Juni 2026: Crusaders Ingin Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
- 5Daftar 15 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Mozambik di Jabodetabek pada FIFA Matchday Hari Ini, Selasa 9 Juni 2026
- 6Prediksi Skor Yunani vs Italia, 8 Juni 2026: Ujian Berat Generasi Baru Azzurri
- 7Daftar 33 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Oman di Jakarta dalam FIFA Matchday 2026 Hari Ini, Yuk Dukung Garuda!
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Montenegro, 5 Juni 2026: Duel Sengit di Kosicka
- 9Ancol Sunset Sound: Cara Baru Menikmati Sunset di Jakarta Lewat Musik, Pantai, Kuliner, dan Staycation
- 10Dorong Pola Hidup Sehat dan Ekonomi Lokal, Bupati Tangerang Lepas Fun Run 5K Komunitas Wisata Kreatif 2026






