Angelina Jolie Dukung Palestina, Soroti Penderitaan Anak-anak dan Kritik Pemimpin yang Tolak Gencatan Senjata

AKURAT JAKARTA - Public figure, influencer, hingga pimpinan negara terus menyeruakan dukungan terhadap Palestina dan meminta agar Israel menghentikan gencatan senjata.
Teranyar, aktris papan atas dunia, yakni Angelina Jolie ikut menyeruakan dukungannya untuk Palestina dan berharap gencatan senjata bisa segera berhenti di sana.
Penderitaan anak-anak di Palestina dan pemimpin yang tolak gencatan senjata, menjadi sorotan Angelina Jolie dalam dukungannya.
Aktris kesohor itu memberikan dukungannya melalui unggahan Instagram nya, @angelinejolie yang diposting pada Rabu, 1 November 2023.
Angeline Jolie memposting sebuah foto kolase, pertama, foto kamp pengungsi Jabalia yang dibom oleh Israel hingga memakan banyak korban jiwa.
Kedua, foto tulisan yang mendeskripsikan terkait kamp pengungsi Jabalia menurut data Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat (UNRWA).
"Kamp pengungsi Jabalia adalah yang terbesar dari delapan kamp pengungsi di Jalur Gaza. Setelah Perang tahun 1948, para pengungsi menetap di kamp tersebut, sebagian besar melarikan diri dari desa-desa di Palestina Selatan.
Kamp ini luasnya hanya 1,4 kilometer persegi. 116.011 Pengungsi Palestina terdaftar di UNRWA di kamp Jabalia saja, 75 tahun sejak konflik tahun 1948 (UNRWA)," tulisan yang diunggah oleh @angelinajolie.
Baca Juga: 5 Negara Asia yang Dekat Indonesia Ini Ternyata Pendukung Israel, Banyak yang Gak Nyangka
Aktris kebangsaan Amerika Serikat kelahiran 1975 itu menilai pemboman di Kamp Pengungsi Jabalia, dilakukan Israel secara sengaja.
"Ini adalah pemboman yang disengaja terhadap populasi yang terjebak dan tidak punya tempat untuk melarikan diri," tulis Angelina Jolie dalam unggahannya.
Menurutnya, Gaza pun kini telah menjadi kuburan massal karena konflik dan gencatan senjata yang terus berlanjut.
"Gaza telah menjadi penjara terbuka selama hampir dua dekade dan dengan cepat menjadi kuburan massal," katanya.
Angelina Jolie pun menyoroti penderitaan anak-anak di Palestina. Sebab, mayoritas yang menjadi korban dalam konflik ini adalah anak-anak dan perempuan.
"40% dari mereka yang terbunuh adalah anak-anak yang tidak bersalah. Seluruh keluarga dibunuh," tutur Angelina Jolie.
"Sementara dunia menyaksikan dan dengan dukungan aktif dari banyak negara, jutaan warga sipil Palestina – anak-anak, perempuan, keluarga – secara kolektif dihukum dan tidak manusiawi," lanjutnya.
Selain banyaknya korban meninggal dunia, ia juga menyoroti sulitnya makanan dan obat-obatan di Palestina.
"Dan tidak mendapatkan makanan, obat-obatan, dan bantuan kemanusiaan yang bertentangan dengan hukum internasional," ungkapnya.
Angelina Jolie pun mengkritik pimpinan dunia yang menolak gencatan senjata. Menurutnya, itu sama dengan mendukung kejahatan ini.
"Dengan menolak menuntut gencatan senjata kemanusiaan dan menghalangi Dewan Keamanan PBB untuk memaksakan gencatan senjata kepada kedua belah pihak, para pemimpin dunia terlibat dalam kejahatan-kejahatan ini," tutup Angelina Jolie.
Sebelumnya, Puteri Indonesia 2013, Whulandary Herman menyerukan free Palestine melalui unggahan Instagram pribadinya.
Di akun Instagramnya, @whulandary memposting 2 foto bertuliskan "Dari sungai sampai ke Palestina akan bebas" dan "Mengebom anak-anak bukanlah pembelaan diri".
Baca Juga: Asyik! Ada Kelas Modeling Gratis di Jakarta, Simak Syarat dan Cara Daftarnya!
"Bukan mata yang buta, tapi hati. Kebebasan Anda adalah impian banyak dari kami ❤️," tulis Whulandary dalam unggahannya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









