Jakarta

Wabup Tangerang Desak Pelaku Usaha Patuhi Kelola Limbah Domestik, Pengelolaan IPAL Harus Jadi Budaya Perusahaan

M Rahman Akurat | 11 Agustus 2026, 07:07 WIB
Wabup Tangerang Desak Pelaku Usaha Patuhi Kelola Limbah Domestik, Pengelolaan IPAL Harus Jadi Budaya Perusahaan
Workshop yang bertema “Kepatuhan Dunia Usaha dalam Pengelolaan Limbah Domestik” - (Dok. Prokopimkab)

AKURAT JAKARTA – Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, mendorong dunia usaha di Kabupaten Tangerang untuk terus meningkatkan kepatuhan dalam pengelolaan limbah domestik.

Langkah ini menjadi bagian penting dari upaya menjaga kualitas lingkungan hidup dan kesehatan masyarakat sekitar.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Wabup Intan saat menghadiri Workshop bertema “Kepatuhan Dunia Usaha dalam Pengelolaan Limbah Domestik”.

Baca Juga: Buka Pekan Olahraga Antar Pegawai 2026, Bupati Tangerang Tekankan Kolaborasi ASN hingga Antisipasi Dampak Kemarau Panjang

Acara ini diselenggarakan oleh PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk di Hotel Harris Gading Serpong, Kecamatan Kelapa Dua, pada Senin (10/8/2026).

Komitmen Lingkungan dan Pertumbuhan Ekonomi

Dalam arahannya, Wabup Intan menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi regional dan perlindungan ekosistem sekitar tidak boleh saling bertolak belakang.

“Pembangunan ekonomi dan perlindungan lingkungan tidak boleh dipertentangkan. Keduanya harus berjalan bersama. Dunia usaha harus mampu menunjukkan bahwa peningkatan produksi dan investasi dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kinerja lingkungan dan kesehatan masyarakat,” ujar Wabup Intan.

Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa pesatnya pertumbuhan industri, sektor perdagangan, kawasan pergudangan, hingga pemukiman di Kabupaten Tangerang telah memberikan kontribusi masif terhadap roda perekonomian serta penyerapan tenaga kerja lokal.

Namun, kontribusi besar tersebut wajib diimbangi dengan kesadaran dan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang tinggi terhadap kelestarian alam.

Baca Juga: Toyota bZ4X Harga Rp 889 Juta Bawa Fitur Otonom Advanced Drive dan Remote Park, Bikin Berkendara di Jalan Tol Makin Santai

Pengelolaan IPAL Harus Jadi Budaya Perusahaan

Wabup Tangerang juga mengingatkan para pelaku industri agar tidak melakukan pengelolaan limbah secara formalitas semata.

“Pengelolaan limbah tidak boleh hanya dilakukan ketika ada pemeriksaan, tetapi harus menjadi bagian dari sistem manajemen dan budaya operasional perusahaan sehari-hari," tegasnya.

"Jangan sampai kegiatan ekonomi menghasilkan keuntungan bagi perusahaan, tetapi meninggalkan beban pencemaran bagi masyarakat dan generasi berikutnya,” sambungnya.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.