Trump Berpaling ke Iran, Netanyahu Kalang Kabut Ditinggal Sendiri di Lebanon

AKURAT JAKARTA – Pemerintah Israel dilaporkan tengah dilanda kecemasan mendalam terkait langkah diplomasi terbaru Amerika Serikat (AS).
Tel Aviv khawatir pemerintahan AS di bawah Presiden Donald Trump akan secara efektif melegitimasi pengaruh geopolitik Iran di Lebanon, sekaligus mengikis kebebasan militer Israel untuk beroperasi di wilayah tersebut.
Kekhawatiran ini mencuat ke publik melalui laporan media Axios pada Selasa (23/6/2026), menyusul rangkaian pembicaraan tingkat tinggi di Swiss pada akhir pekan kemarin serta penandatanganan Nota Kesepahaman (MOU) antara AS dan Iran pada pekan lalu.
Baca Juga: Trump Ancam Bom Iran di Medsos, Delegasi Teheran Langsung Walkout dari Perundingan Damai di Swiss
Strategi Teheran Batasi Pergerakan Israel di Lebanon Selatan
Mengutip dua sumber internal pemerintahan Israel, Iran dinilai sukses memasukkan stabilitas politik dan militer Lebanon ke dalam agenda negosiasi bilateralnya dengan Washington.
Langkah ini sengaja diambil Teheran guna melindungi serta mendukung kelompok proksinya, Hizbullah.
Di sisi lain, pemerintahan Donald Trump dilaporkan menerima klausul tersebut dengan konsekuensi harus membendung atau membatasi tindakan militer Israel di Lebanon demi memajukan misi diplomasi barunya dengan Iran.
"Para pejabat Israel khawatir pemahaman baru ini akan merusak upaya Amerika dan Israel selama berbulan-bulan untuk melemahkan Hizbullah dan mengurangi pengaruh Iran di Lebanon," tulis laporan Axios.
Lebih mendesak lagi, para petinggi militer di Tel Aviv mencemaskan potensi penolakan keras dari Washington (D.C.) setiap kali Israel berencana melancarkan serangan udara atau operasi darat di wilayah Lebanon.
Baca Juga: Menhan Jerman Terang-terangan Sebut Donald Trump Jadi Penyebab Selat Hormuz Ditutup Lagi
Trump juga disinyalir memberikan tekanan kuat agar militer Israel segera menarik diri dari wilayah Lebanon selatan, meskipun ancaman keamanan dari Hizbullah dinilai masih nyata. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Sevilla vs Rayo Vallecano di La Liga, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Meraih Kemenangan Perdana di Laga Pembuka?
- 2Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Getafe di La Liga, 16 Agustus 2026: Duel Dua Tim dengan Modal Pramusim Berbeda
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 7Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 8Prediksi Skor Excelsior vs PSV Eindhoven di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Patahkan Dominasi Sang Juara Bertahan?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya






