Jakarta

Trump Berpaling ke Iran, Netanyahu Kalang Kabut Ditinggal Sendiri di Lebanon

Aisya Nur Aziza | 23 Juni 2026, 22:55 WIB
Trump Berpaling ke Iran, Netanyahu Kalang Kabut Ditinggal Sendiri di Lebanon
Trump lebih pilih Iran, minta Israel menarik diri dari Lebanon

AKURAT JAKARTA – Pemerintah Israel dilaporkan tengah dilanda kecemasan mendalam terkait langkah diplomasi terbaru Amerika Serikat (AS).

Tel Aviv khawatir pemerintahan AS di bawah Presiden Donald Trump akan secara efektif melegitimasi pengaruh geopolitik Iran di Lebanon, sekaligus mengikis kebebasan militer Israel untuk beroperasi di wilayah tersebut.

Kekhawatiran ini mencuat ke publik melalui laporan media Axios pada Selasa (23/6/2026), menyusul rangkaian pembicaraan tingkat tinggi di Swiss pada akhir pekan kemarin serta penandatanganan Nota Kesepahaman (MOU) antara AS dan Iran pada pekan lalu.

Baca Juga: Trump Ancam Bom Iran di Medsos, Delegasi Teheran Langsung Walkout dari Perundingan Damai di Swiss

Strategi Teheran Batasi Pergerakan Israel di Lebanon Selatan

Mengutip dua sumber internal pemerintahan Israel, Iran dinilai sukses memasukkan stabilitas politik dan militer Lebanon ke dalam agenda negosiasi bilateralnya dengan Washington.

Langkah ini sengaja diambil Teheran guna melindungi serta mendukung kelompok proksinya, Hizbullah.

Di sisi lain, pemerintahan Donald Trump dilaporkan menerima klausul tersebut dengan konsekuensi harus membendung atau membatasi tindakan militer Israel di Lebanon demi memajukan misi diplomasi barunya dengan Iran.

"Para pejabat Israel khawatir pemahaman baru ini akan merusak upaya Amerika dan Israel selama berbulan-bulan untuk melemahkan Hizbullah dan mengurangi pengaruh Iran di Lebanon," tulis laporan Axios.

Lebih mendesak lagi, para petinggi militer di Tel Aviv mencemaskan potensi penolakan keras dari Washington (D.C.) setiap kali Israel berencana melancarkan serangan udara atau operasi darat di wilayah Lebanon.

Baca Juga: Menhan Jerman Terang-terangan Sebut Donald Trump Jadi Penyebab Selat Hormuz Ditutup Lagi

Trump juga disinyalir memberikan tekanan kuat agar militer Israel segera menarik diri dari wilayah Lebanon selatan, meskipun ancaman keamanan dari Hizbullah dinilai masih nyata. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.