Menlu Iran Beri Peringatan Keras ke AS: Selat Hormuz Bukan Perairan Internasional

AKURAT JAKARTA — Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, beri peringatan keras kepada Amerika Serikat (AS).
Ia menegaskan bahwa status hukum jalur laut selat Hormuz bukanlah perairan internasional.
Hal ini memperingatkan adanya risiko besar bagi pasukan asing yang nekat beroperasi di dekat wilayah mereka.
"Selat Hormuz bukan perairan internasional tetapi dibagi antara Iran dan Oman, dan terletak ribuan mil jauhnya dari pantai Amerika Serikat. Batas maritim sangat jelas," tegas Araghchi melalui pernyataan resmi di platform media sosial X pada Selasa (9/6/2026).
Dalam unggahan tersebut, Araghchi juga menyertakan peta wilayah Selat Hormuz di kawasan Teluk Persia guna memperkuat klaim kedaulatan serta batas wilayah maritim yang sah antara Iran dan Oman.
Risiko Terjebak Baku Tembak
Menlu Iran itu menyatakan bahwa kehadiran militer asing di sekitar perbatasan Iran sangat rentan memicu eskalasi konflik yang tidak diinginkan.
Ia menyebut keberadaan armada asing di kawasan tersebut bisa memicu insiden fatal akibat salah kalkulasi.
"Angkatan Bersenjata kita yang tangguh selalu siaga terhadap setiap pelanggaran wilayah udara, darat, atau perairan Iran. Pasukan asing di dekat wilayah kita selalu berisiko karena kesalahan manusia, kecelakaan biasa, atau berpotensi terjebak dalam baku tembak," ujar Araghchi menambahkan.
Sebagai solusi untuk meredam ketegangan, Araghchi mendesak agar seluruh pasukan asing segera mengosongkan kawasan perairan strategis tersebut.
Menurutnya, lingkungan di sekitar Selat Hormuz tidak akan pernah ramah terhadap kehadiran pihak musuh.
Meskipun melayangkan ancaman, Araghchi mengeklaim bahwa Iran pada dasarnya masih membuka pintu diplomasi.
Namun, ia mengingatkan bahwa opsi militer tetap siap diambil jika kedaulatan negara mereka diganggu.
Imbas Blokade Laut Donald Trump
Ketegangan yang dilontarkan pihak Iran ini berakar dari situasi jalur laut yang terus memanas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Rumania vs Wales, 7 Juni 2026: Misi Akhiri Paceklik Kemenangan
- 2Prediksi Skor Denmark vs Ukraina, 7 Juni 2026: De Rod-Hvide Bidik Kebangkitan di Odense
- 3Prediksi Skor Arab Saudi vs Puerto Rico, 6 Juni 2026: Kesempatan Falcons Kembali ke Jalur Kemenangan
- 4Prediksi Skor Georgia vs Bahrain, 5 Juni 2026: Crusaders Ingin Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
- 5Daftar 15 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Mozambik di Jabodetabek pada FIFA Matchday Hari Ini, Selasa 9 Juni 2026
- 6Prediksi Skor Yunani vs Italia, 8 Juni 2026: Ujian Berat Generasi Baru Azzurri
- 7Daftar 33 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Oman di Jakarta dalam FIFA Matchday 2026 Hari Ini, Yuk Dukung Garuda!
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Montenegro, 5 Juni 2026: Duel Sengit di Kosicka
- 9Ancol Sunset Sound: Cara Baru Menikmati Sunset di Jakarta Lewat Musik, Pantai, Kuliner, dan Staycation
- 10Dorong Pola Hidup Sehat dan Ekonomi Lokal, Bupati Tangerang Lepas Fun Run 5K Komunitas Wisata Kreatif 2026






