Jakarta

Pemkab Tangerang Gelar Pelatihan Pengelolaan Potensi Lokal Angkatan II Tahun 2026, Dorong ASN Adaptif dan Inovatif

M Rahman Akurat | 3 Juni 2026, 07:42 WIB
Pemkab Tangerang Gelar Pelatihan Pengelolaan Potensi Lokal Angkatan II Tahun 2026, Dorong ASN Adaptif dan Inovatif
Pelatihan Pengelolaan Potensi Lokal Daerah Angkatan II Tahun 2026

AKURAT JAKARTA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang resmi membuka Pelatihan Pengelolaan Potensi Lokal Daerah Angkatan II Tahun 2026.

Acara Pelatihan Pengelolaan Potensi Lokal ini berlangsung di Gedung Kitri Bakti, Kecamatan Curug, pada Selasa (2/6/2026).

Kegiatan ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan berbasis potensi wilayah.

Tujuan utama dari Pelatihan Pengelolaan Potensi Lokal Daerah adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata.

Baca Juga: Honda BeAT 150 Siap Ramaikan Pasar Otomotif Tanah Air, Bawa Desain Sporty Modern, Bagian Headlamp Dibuat Lebih Agresif

Pelatihan dibuka secara resmi oleh Bupati Tangerang yang diwakili oleh Asisten Daerah Bidang Administrasi Umum (Asda III), Firzada Mahalli.

Sumber Daya Lokal Jadi Kunci Pembangunan Berkelanjutan

Dalam sambutannya, Firzada menegaskan bahwa pembangunan daerah yang berkelanjutan tidak hanya ditentukan oleh faktor fisik semata.

Besarnya anggaran dan pembangunan infrastruktur tidak akan cukup tanpa adanya pengelolaan sumber daya yang baik.

“Pembangunan daerah sangat ditentukan oleh kemampuan kita dalam mengenali, mengelola, dan mengembangkan potensi yang dimiliki," kata Firzada.

Menurutnya, setiap wilayah di Kabupaten Tangerang memiliki keunggulan dan kekhasan tersendiri.

Jika dikelola dengan baik dan tepat sasaran, hal ini akan menjadi kekuatan besar dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

Baca Juga: Resmi! Carrick Dapat Amunisi Pertama, Manchester United Kunci Transfer Ederson dari Atalanta

Tantangan dan Peran Strategis ASN

Kabupaten Tangerang memiliki potensi lokal yang melimpah di berbagai sektor. Sektor-sektor tersebut meliputi:

  • Ekonomi dan usaha mikro (UMKM)

  • Pertanian dan ketahanan pangan

  • Pariwisata daerah

  • Sosial budaya sebagai identitas daerah

Firzada menilai tantangan terbesar saat ini adalah bagaimana menerjemahkan potensi tersebut menjadi program kerja yang konkret.

Program harus berdampak langsung dan dirasakan oleh masyarakat luas. Untuk itu, Aparatur Sipil Negara (ASN) dinilai memiliki peran penting sebagai motor penggerak pembangunan.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.