BLK Jayanti Tangerang Buka Pelatihan Kompetensi Gelombang I 2026, 128 Peserta Dapat Pendidikan Barista hingga Desainer Multimedia

AKURAT JAKARTA – UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Jayanti, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang, resmi memulai Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Gelombang I Tahun 2026.
Program ini merupakan langkah nyata pemerintah daerah dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan siap bersaing di pasar industri.
Acara yang dibuka langsung oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang ini diikuti oleh 128 peserta.
Para peserta tersebut merupakan putra-putri daerah yang telah dinyatakan lolos melalui rangkaian seleksi ketat, mulai dari psikotes hingga wawancara.
Kepala BLK Jayanti, Bambang Dwi Purwanto, menjelaskan bahwa pelatihan ini adalah agenda rutin untuk mengasah skill para pencari kerja, khususnya bagi masyarakat Kabupaten Tangerang.
"Alhamdulillah, pada Gelombang I Tahun 2026 ini terdapat 128 peserta yang mengikuti pelatihan berbasis kompetensi setelah melalui tahapan seleksi," ujar Bambang saat memberikan keterangan, Jumat (24/4/2026).
Baca Juga: Prediksi Skor Fulham vs Aston Villa di Premier League, 25 April 2026: The Villans Bidik Tiga Besar
Tersedia 7 Bidang Pelatihan Unggulan
Pada gelombang pertama tahun ini, BLK Jayanti membuka tujuh kejuruan yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini, di antaranya:
Barista
Bahasa Korea
Practical Office Advance
Operator Forklift
Las Listrik
Desainer Multimedia
Bahasa Jepang
Selain materi teknis, peserta juga diwajibkan mengikuti pembinaan Fisik, Disiplin, dan Mental (FDM) yang bekerja sama dengan TNI.
Hal ini bertujuan agar lulusan BLK tidak hanya jago secara teknis, tetapi juga memiliki loyalitas dan karakter yang kuat.
Antusiasme Peserta dan Fasilitas Lengkap
Salah satu peserta jurusan Barista asal Kecamatan Jayanti, Putri, mengaku sangat terbantu dengan adanya program gratis ini.
Menurutnya, metode pengajaran yang diterapkan sangat interaktif dan mudah diserap.
“Materi di kelas sangat menyenangkan dan cara penyampaiannya mudah dipahami. Selain ilmu, kami juga diajarkan kedisiplinan. Fasilitasnya pun lengkap, kami dapat tempat tinggal (mes), seragam, makan siang, hingga uang saku,” tutur Putri.
Ia berharap, ilmu yang didapat selama pelatihan bisa menjadi modal utama untuk bekerja di industri food & beverage atau bahkan membuka usaha coffee shop sendiri.
Baca Juga: Kapal-Kapal Tanker Iran Tembus Blokade AS dengan Mudah
Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Tangerang berharap angka pengangguran dapat ditekan melalui lahirnya tenaga kerja yang kompeten, mandiri, dan memiliki daya saing tinggi di tingkat nasional maupun internasional. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Rumania vs Wales, 7 Juni 2026: Misi Akhiri Paceklik Kemenangan
- 2Prediksi Skor Denmark vs Ukraina, 7 Juni 2026: De Rod-Hvide Bidik Kebangkitan di Odense
- 3Prediksi Skor Arab Saudi vs Puerto Rico, 6 Juni 2026: Kesempatan Falcons Kembali ke Jalur Kemenangan
- 4Prediksi Skor Georgia vs Bahrain, 5 Juni 2026: Crusaders Ingin Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
- 5Daftar 15 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Mozambik di Jabodetabek pada FIFA Matchday Hari Ini, Selasa 9 Juni 2026
- 6Prediksi Skor Yunani vs Italia, 8 Juni 2026: Ujian Berat Generasi Baru Azzurri
- 7Daftar 33 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Oman di Jakarta dalam FIFA Matchday 2026 Hari Ini, Yuk Dukung Garuda!
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Montenegro, 5 Juni 2026: Duel Sengit di Kosicka
- 9Ancol Sunset Sound: Cara Baru Menikmati Sunset di Jakarta Lewat Musik, Pantai, Kuliner, dan Staycation
- 10Dorong Pola Hidup Sehat dan Ekonomi Lokal, Bupati Tangerang Lepas Fun Run 5K Komunitas Wisata Kreatif 2026






