Jakarta

Kerugian Alutsista AS Membengkak Akibat Pukulan Balik Iran

Yusuf Doank | 28 Maret 2026, 16:50 WIB
Kerugian Alutsista AS Membengkak Akibat Pukulan Balik Iran
Kerugian Alutsista AS Membengkak Akibat Pukulan Balik Iran

AKURAT JAKARTA -- Perang antara Amerika Serikat (AS) dan Iran dalam tiga pekan terakhir telah menyebabkan kerugian material yang sangat masif di pihak Washington.

Laporan terbaru dari The Wall Street Journal menyebutkan bahwa sederet aset militer canggih bernilai miliaran dolar milik Pentagon rusak hingga hancur akibat serangan balasan Iran yang didominasi oleh rudal balistik dan pesawat tanpa awak (drone).

Mantan pejabat anggaran Pentagon, Elaine McCusker, memperkirakan total kerugian pada tiga minggu pertama konflik ini menembus angka 1,4 miliar hingga 2,9 miliar dolar AS atau setara dengan Rp 49 triliun.

Baca Juga: Pangkalan Militer di Arab Saudi Dihantam Rudal Iran, 12 Tentara AS Terluka

Angka fantastis tersebut mencakup hancurnya tiga unit jet tempur F-15E Strike Eagle dan satu unit jet siluman F-35A Lightning II yang terpaksa melakukan pendaratan darurat setelah diklaim terkena tembakan pihak Iran.

Kerugian juga merembet pada armada udara lainnya, di mana lebih dari selusin drone MQ-9 Reaper dilaporkan hilang, dengan delapan di antaranya rontok oleh rudal Iran.

Selain itu, kekuatan logistik udara AS terpukul hebat setelah dua pesawat pengisian bahan bakar KC-135 Stratotanker bertabrakan di Irak yang menewaskan enam awak, sementara lima unit lainnya rusak akibat serangan rudal di pangkalan udara Arab Saudi.

Di sektor pertahanan darat, Iran berhasil menargetkan sistem radar vital seperti AN/TPY-2 di Yordania dan radar peringatan dini bernilai 1 miliar dolar AS di Qatar.

Situasi diperparah dengan insiden kebakaran pada kapal induk USS Gerald R. Ford yang kini harus menjalani perbaikan di Yunani.

Masifnya kehilangan aset ini memaksa Pentagon mengajukan tambahan anggaran sebesar 200 miliar dolar AS kepada Gedung Putih guna mengganti alutsista yang berguguran di medan perang.(*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yusuf Doank
Y