Mojtaba Khamenei Resmi Terpilih sebagai Pemimpin Tertinggi Iran, Rakyat Serukan Persatuan

AKURAT JAKARTA - Republik Islam Iran menunjukkan soliditas politik yang kuat setelah Majelis Para Ahli (Majles-e Khobregan) resmi menunjuk Ayatullah Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi baru.
Mojtaba menggantikan ayahandanya, Ayatullah Ali Khamenei, yang syahid akibat serangan militer Israel-Amerika Serikat.
Ketua Parlemen, Mohammad Baqer Qalibaf, menegaskan ketaatan pada pemimpin baru adalah kewajiban religius sekaligus kebanggaan nasional.
Baca Juga: Mojtaba Khamenei Resmi Dipilih Sebagai Pemimpin Tertinggi Iran, Berikut Profil Singkatnya
Ali Larijani menyerukan persatuan nasional di tengah tekanan global. Korps Garda Revolusi Islam menyatakan kesetiaan tulus seumur hidup (sami'na wa atha'na) dan memastikan kesinambungan revolusi tetap terjaga.
Penunjukan Mojtaba oleh Majelis Para Ahli merupakan mandat konstitusional tertinggi di Iran. Berikut adalah gambaran hierarki kekuasaan di mana posisi Pemimpin Tertinggi (Rahbar) memegang kendali penuh atas kebijakan strategis dan militer.
Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump menanggapi penunjukan ini dengan nada meremehkan. Ia menyebut Mojtaba sebagai "orang sepele" dan mengklaim bahwa Washington seharusnya memiliki peran dalam menentukan pemimpin baru Teheran, sebagaimana keterlibatan mereka dalam suksesi kepemimpinan di Venezuela.
"Saya semestinya terlibat dalam penunjukan itu," ujar Trump, seraya memperingatkan bahwa kepemimpinan baru Iran tidak akan bertahan lama tanpa restu dari AS.
Meskipun Mojtaba belum pernah menduduki jabatan publik, pengaruhnya di lingkaran dalam Teheran dan kedekatannya dengan IRGC menjadikannya sosok sentral yang diyakini mampu menjaga stabilitas Iran di tengah ancaman konflik regional yang kian memanas. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 2Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 3Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 7Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 8Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya




