Catat, Ini Daftar Titik Rawan Macet Saat Mudik Lebaran di Jalur Jawa

AKURAT JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah memetakan sejumlah ruas jalan nasional di Pulau Jawa yang diprediksi akan menjadi titik rawan kepadatan lalu lintas.
Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PU, Roy Rizali Anwar, mengungkapkan bahwa pendataan ini mencakup jalur lintas utara dan lintas tengah yang menjadi rute utama para pemudik.
"Di Pulau Jawa terdapat titik-titik utama yang menjadi perhatian khusus karena sering mengalami kejadian macet berulang," ujar Roy dalam diskusi di Jakarta, Jumat (6/3/2026).
Baca Juga: Iran Klaim 500 Tentara AS Tewas, Larijani: Syahidnya Imam Khamenei Harus Dibayar Mahal
Berdasarkan pemetaan tersebut, kemacetan dipicu oleh beragam faktor, mulai dari penyempitan jalan (bottleneck), perlintasan kereta api, hingga aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar jalur mudik.
Banten: Kepadatan diprediksi terjadi di Jalan Raya Cilegon menuju Pelabuhan Merak seiring meningkatnya arus penyeberangan ke Sumatra, serta ruas Serdang-Bojonegara.
Jawa Barat: Simpang Jomin yang legendaris masih menjadi perhatian, selain jalur Pamanukan-Lohbener. Aktivitas Pasar Tumpah Mundu di Cirebon juga diwaspadai sebagai penghambat laju kendaraan.
Jawa Tengah: Pemudik diimbau waspada saat melintasi Kota Pemalang hingga Pekalongan akibat aktivitas Pasar Tumpah Wiradesa.
Jawa Timur: Titik rawan tersebar di wilayah Tuban, Babat, hingga Probolinggo yang padat karena aktivitas pasar dan wisata.
Untuk jalur lintas tengah dan selatan, titik lelah dan macet diprediksi masih membayangi kawasan Puncak-Cianjur, Lingkar Nagreg, hingga Malangbong yang memiliki kontur jalan menantang.
Demi menjaga kelancaran perjalanan para musafir, Kementerian PU membuka kanal pengaduan langsung bertajuk "Halo Pak Dody".
Melalui laman resmi pu.go.id/halopakdody, masyarakat dapat melaporkan kondisi jalan rusak atau kendala lalu lintas yang ditemui di lapangan.
Menteri PU Dody Hanggodo berharap kanal ini dapat mempercepat respon pemerintah dalam menangani hambatan di jalur mudik.
Masyarakat yang melapor diharapkan menyertakan bukti pendukung agar laporan dapat segera ditindaklanjuti oleh command center Ditjen Bina Marga.
Upaya ini diharapkan dapat membantu jutaan masyarakat Indonesia yang akan melaksanakan silaturahmi akbar tahunan agar tetap aman, nyaman, dan selamat sampai tujuan untuk merayakan Lebaran bersama keluarga tercinta.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







