Jakarta

Polda Metro Tangkap 1.240 Perusuh dalam Aksi Demo di Jakarta, Mayoritas Berasal dari Jawa Barat dan Banten

Yasmina Nuha | 1 September 2025, 20:28 WIB
Polda Metro Tangkap 1.240 Perusuh dalam Aksi Demo di Jakarta, Mayoritas Berasal dari Jawa Barat dan Banten

AKURAT JAKARTA - Polda Metro Jaya menangkap sekitar 1.240 orang yang menjadi oknum perusuh dalam aksi demo di sejumlah kawasan di Jakarta belakangan ini.

Kapolda Metro Jaya, Asep Edi Suheri, mengatakan bahwa para oknum tersebut mayoritas berasal dari wilayah luar Jakarta.

"Perlu kami sampaikan bahwa untuk saat ini Polda Metro Jaya dari mulai awal kejadian sampai saat ini sudah menangkap sekitar 1.240," ujar Asep di Balai Kota Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (1/9/2025).

Baca Juga: MPV Keluarga Murah! Mobil Bekas Suzuki Ertiga GA MT 2017 Abu-Abu, Pajak Panjang 2025, Cicilan Mulai Rp3 Jutaan

"Yang mana mereka berasal dari wilayah luar Jakarta, ada yang dari Jawa Barat ada yang dari Jawa dari Banten," imbuhnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pihaknya akan menindaktegas bagi siapa saja yang melakukan aksi perusakan maupun penjarahan.

"Dan yang untuk melakukan aksi perusakan atau penjarahan kami sudah mendeteksi, sudah tinggal tunggu saja kita akan melakukan upaya tindakan tegas, penangkapan, mohon doanya semuanya bisa berjalan baik," tegasnya.

Baca Juga: Kota Tua Sepi Usai Demo, Pengunjung Merosot Drastis dari Ribuan Jadi Ratusan

Ia menyebut, pihaknya sudah mendapat instruksi dari Presiden Prabowo Subianto, Kapolri Jenderal Sigit Purnomo, dan Panglima TNI Agus Subiyanto untuk menindak tegas segala aksi anarkis dan juga yang merusak fasilitas umum.

Namun, pihaknya juga tidak mempermasalahkan bagi para massa aksi demo yang menyampaikan aspirasinya secara damai.

"Namun bagi yang menyampaikan pendapat secara damai itu adalah tidak bermasalah tidak masalah. Mudah-mudahan ke depan kota Jakarta akan semakin aman damai," pungkasnya. (*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yasmina Nuha
Y