Jakarta

15 Istilah Unik untuk Inovasi Pemkab Tangerang Agar Mudah Diingat: Ada Gendhut, Jejak Sidini, Gelis Jasa, hingga Bu Sariva, Ini Pengertiannya!

Sastra Yudha | 20 Juli 2025, 09:39 WIB
15 Istilah Unik untuk Inovasi Pemkab Tangerang Agar Mudah Diingat: Ada Gendhut, Jejak Sidini, Gelis Jasa, hingga Bu Sariva, Ini Pengertiannya!

AKURAT JAKARTA - Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan informasi, khususnya media sosial, bahasa-bahasa yang singkat dan unik semakin mudah dicerna semua kalangan.

Untuk itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang dan jajarannya memberi nama program dan inovasi yang mereka cetuskan dengan nama-nama singkatan dan unik.

Simak! berikut ini 15 nama atau istilah unik yang dipakai Pemkab Tangerang untuk menyosialisasikan sebuah program atau inovasi di bidang tertentu agar mudah diingat.

Baca Juga: MDI Jakarta Gelar Orientasi Pengurus Se-Jakarta, Ketua Ashraf Ali Minta Fasilitasi Kepentingan Umat Islam

1. GENDHUT: Singkatan dari Gerakan Dhuha Terpadu. Ini merupakan inovasi pembentukan karakter siswa di SMPN 2 Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.

GENDHUT adalah inovasi yang dirancang untuk mendorong dan melibatkan siswa secara langsung sebagai aktor utama, sesuai dengan filosofi: dari murid, oleh murid, dan untuk murid.

2. KATA DATA: Singkatan dari Kabupaten Tangerang Data Terbuka. KATA DATA merupakan inovasi yang dirancang untuk menyatukan berbagai data terbuka dari seluruh perangkat daerah, dalam satu platform digital yang mudah diakses, akuntabel, dan saling berbagi pakai.

3. SI DEWITA: singkatan dari Sistem Informasi Destinasi Wisata Kabupaten Tangerang. Merupakan inovasi digital Kabupaten Tangerang dalam menyajikan informasi wisata yang terintegrasi dan real time. Ini merupakan inovasi digital yang dihadirkan Dinas Pariwisata Kabupaten Tangerang.

SIDEWITA merupakan platform berbasis aplikasi dan web yang dirancang untuk mendata, mengelola, serta mempublikasikan seluruh informasi terkait destinasi wisata di Kabupaten Tangerang secara terintegrasi.

Baca Juga: Punya Target 100 Juta Pertama? Ikuti 6 Strategi Ini untuk Wujudkan Impian Hidupmu Lebih Cepat

4. JEJAK SIDINI: Singkatan dari Jejaring Diajak Deteksi Dini. Merupakan inovasi Kabupaten Tangerang untuk memperkuat deteksi dini terhadap penyakit tidak menular (PTM), yang dilaksanakan melalui kolaborasi jejaring Kesehatan.

JEJAK SIDINI merupakan terobosan yang bertujuan meningkatkan cakupan dan efektivitas deteksi dini PTM melalui kemitraan aktif dengan jejaring fasilitas kesehatan di luar Puskesmas, seperti klinik dan dokter praktik mandiri.

Inovasi ini menyasar kelompok usia produktif, terutama warga yang selama ini belum terjangkau oleh layanan langsung Puskesmas.

5. PENDEKAR BESTI: Singkatan dari Pencarian, Deteksi Kontak Erat TBC dan Obati. Merupakan inovasi Kabupaten Tangerang dalam deteksi dan penanggulangan TBC berbasis komunitas.

Inovasi ini dirancang sebagai respons terhadap lemahnya pelacakan kasus kontak erat TBC, rendahnya kesadaran masyarakat, dan belum optimalnya pemantauan pengobatan pasien secara berkelanjutan.

6. KELENTING PODKA: Singkatan dari Kelas Parenting pada Orang Tua Murid TK. Inovasi Pemkab Tangerang untuk mencegah karies gigi pada anak melalui edukasi parenting

Ini adalah sebuah terobosan berbasis edukasi untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan orang tua dalam perawatan gigi anak.

7. SI PEDAS: Singkatan dari Sistem Informasi Pemantauan dan Evaluasi Anak Stunting. Merupakan inovasi Pemkab Tangerang untuk mempercepat penurunan stunting berbasis data dan kolaborasi digital

Program ini sebagai solusi digital untuk mengelola data stunting secara terpadu dan akuntabel.

Baca Juga: Komunitas Driver Online Jabodetabek Dukung Skema 20 Persen, Anggap Sistem Sudah Stabil

8. SI SAPRAS: singkatan dari Sistem Informasi Sarana Prasarana dan Aset. Merupakan inovasi Pemkab Tangerang untuk pengelolaan aset dan sarana prasarana yang akurat, efisien, dan transparan

Si Sapras merupakan solusi pengelolaan aset berbasis teknologi informasi yang terintegrasi, real-time, dan akuntabel.

9. GELIS JASA: singkatakan dari Gerakan Literasi Senin dan Jumat Ajang Syiar Agama. Inovasi Kabupaten Tangerang bertujuan untuk meningkatkan literasi dan syiar agama di sekolah

Gerakan Literasi Senin dan Jumat Ajang Syiar Agama ini dikembangkan di lingkungan pendidikan Kabupaten Tangerang.

Inovasi ini merupakan respons konkret terhadap hasil rapor pendidikan yang menunjukkan skor literasi yang belum optimal, sekaligus dorongan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang religius dan berkarakter.

10. Paus Bonang: Singkatan dari Pelayanan ANC dan USG Bojong Nangka. Inovasi pelayanan ANC dan USG Keliling Bojong Nangka tingkatkan kesehatan Ibu Hamil

Paus Bonang hadir sebagai solusi konkret yang menjawab tantangan klasik dalam pelayanan ANC dan pemeriksaan USG, dengan pendekatan yang lebih inklusif dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat lokal.

Baca Juga: Zaki Iskandar Sosok Kunci Kemenangan Prabowo di Jakarta, Bukti Kedekatan dengan Rakyat dan Strategi Mumpuni

11. Petasan Emas: Singkatan dari Periksa Kualitas Air dan Edukasi Masyarakat. Inovasi untuk memeriksa kualitas air dan edukasi masyarakat untuk atasi stunting di Kabupaten Tangerang

Petasan Emas hadir sebagai pendekatan strategis untuk menjembatani kesenjangan data dan intervensi, dengan melakukan pemantauan kualitas air di tingkat rumah tangga dan mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya kualitas air dalam pencegahan penyakit dan stunting.

12. BU SARIVA: Singkatan dari Ibu-Ibu Sadar Pemeriksaan IVA. Sebuah inovasi yang hadir di Puskesmas Sindang Jaya untuk meningkatkan deteksi dDini kanker serviks di Kabupaten Tangerang

BUSARIVA hadir sebagai solusi untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi perempuan dalam pemeriksaan deteksi dini kanker serviks menggunakan metode Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA).

13. KOTAH: Singkatan dari Kompos Tanaman Hijau. Inovasi Kompos Tanaman Hijau dari SMPN 1 Sepatan untuk lingkungan yang lebih sehat di Kabupaten Tangerang

KOTAH merupakan Gerakan pengolahan sampah organik sekolah dan hasil panen daun kelor menjadi kompos organik cair yang ramah lingkungan dan bermanfaat bagi pertanian serta kebun sekolah.

Baca Juga: Kapan Rute Transjakarta Baru Blok M-Ancol Akan Diluncurkan? Begini Penjelasan dari Wagub Rano

14. GOESH: Singkatan dari Go Green School & Health. Sebuah inovasi di SMPN 1 Gunung Kaler untuk menciptakan lingkungan sekolah yang asri dan berprestasi.

Inovasi ini merupakan pembaharuan dari program-program sebelumnya yang telah sukses dilaksanakan di sekolah tersebut, yaitu KURASAKI (Kurangi Sampah di Sekolah Kita) dan GEMESS (Gerakan Menanam Sayuran di Lingkungan Sekolah).

15. MANDI MADU: Singkatan dari teMpat layANan DIabetes Melitus dan Hipertensi terpADU. Inovasi ini hadir di Puskesmas Jambe, Kabupaten Tangerang.

Inovasi ini bertujuan untuk memberikan informasi lengkap, menjawab pertanyaan, memotivasi, dan memberikan kepercayaan kepada pasien agar mau melakukan pemeriksaan DM dan Hipertensi secara teratur guna mencegah morbiditas dan mortalitas.

Baca Juga: Kebakaran Hebat Landa Bangunan di Bukit Duri, Wagub Rano: Kita Kunjung Kalau Sudah Agak Normal

Dan, masih banyak lagi. Seperti: Si Mang Pepen, Si Laporan, Taman Bersemi, Pojok Tabusa, Larosi, English Breakfast, Sie Ratu, Gercep Bete, Berlabuh, Puring Batik, Memadu, Seikat Emas, Pentagen Trifo, Anjelita, Si Pelamar hingga Cekatan Jasa. (*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.