Usai Bimtek Saksi, Kader Golkar Jakarta Langsung Bekerja Datangi Rumah-rumah Ajak Warga Pilih RIDO

AKURAT JAKARTA - Partai Golkar DKI menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Saksi terhadap ribuan kader. Mereka disebar dan akan mendatangi rumah warga untuk mengajak dan memastikan memilih paslon nomor urut 1 Ridwan Kamil (RIDO).
Wakil Ketua DPD Golkar Jakarta, M Ashraf Ali mengatakan, Tim RIDO membentuk 2 saksi. Yakni saksi dalam yang bertugas mengawasi jalannya pemilu di TPS, mulai pencoblosan, perhitungan suara dan apa yang terjadi di TPS nanti.
Kedua saksi luar yang ditempatkan di semua TPS. Jumlahnya sebanyak 14.944 atau 15 ribuan orang dari 15 partai KIM yang sudah terisi semua.
Baca Juga: Ribuan Saksi Luar Kader Golkar Jakarta Mulai Bergerilya Menangkan RIDO, Optimistis Menang 57 Persen
"Saksi luar ini sudah mulai bergerak dari hari ini, bahkan kemarin beberapa hari yang lalu saksi luar sudah bekerja dengan mendatangi rumah-rumah warga membawa alat peraga untuk canvasing," kata Ashraf Ali usai Bimtek Saksi dari Golkar Jaktim di Kantor DPD Golkar Jakarta, Cikini, Selasa (19/11).
Saksi luar ini, ujar Ashraf, meyakinkan sekali lagi kepada warga untuk bisa memilih RIDO sebagai Gubernur DKI Jakarta dengan argumentasi yang sudah dibekali kepada mereka.
"Bahwa RIDO lah yang tepat karena punya pengalaman, kemampuan, track record, secara akhlak baik sehingga Jakarta akan lebih maju," katanya.
Lebih lanjut melalui kinerja saksi ini, nanti akan terdata, seberapa besar masyarakat yang akan memilih RIDO.
"Sebab, sudah mendapatkan masukan input dari semua kekuatan saksi luar kita ini yang akan mendata Si A milih siapa Si B milih siapa," ujarnya.
"Sehingga kita sudah punya prediksi dan hitungan kita insya Allah RIDO, menang 1 putaran pada Pilkada yg akan datang," sambungnya.
Dari saksi luar ini keadaan-keadaan yang di luar kita dapat banyak laporan dari para saksi luar.
"Seperti spanduk-spanduk kita baliho kita dicoret-coret dengan pilok, berbagai tulisan yang tidak beradab, itu tidak demokratis," ujarnya.
Termasuk juga menyobek spanduk. "Saya sangat menyayangkan sikap ini, siapapun itu yang menulisnya, itu merusak demokrasi," katanya.
"Saya rasa ini agar dihentikan cara-cara yang tidak baik ini cara-cara yang tidak demokratis gunakan cara-cara yang demokratis, mari bersaing dengan tidak melakukan intimidasi-intimidasi dengan melakukan corat coret baliho, spanduk dan sebagainya.
Dia berharap pilkada bisa berjalan dengan baik, aman seluruh paslon, menghargai proses demokrasi dan seluruh timses juga menghargai proses demokrasi.
Siapapun yang memilih siapa hak daripada setiap individu hargai itu. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Sevilla vs Rayo Vallecano di La Liga, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Meraih Kemenangan Perdana di Laga Pembuka?
- 2Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Getafe di La Liga, 16 Agustus 2026: Duel Dua Tim dengan Modal Pramusim Berbeda
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 7Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 8Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya






