Sadis! Hanya Gegara Terkena Pukulan Bola Voli, Siswa SMP di Garut Tega Bunuh Teman Sendiri

AKURAT JAKARTA - Warga Garut, Jawa Barat, geger. Siswa kelas 1 SMP bernama Agum Gumelar (12) ditemukan tewas terapung di Sungai Cimanuk, Kecamatan Leuwigoong, Garut, pada Jumat (3/11/2023)
Dari hasil autopsi di RS Sartika Asih Bandung, petugas menyimpulkan bahwa bocah bernama Agum Gumelar itu tewas dibunuh. Hal itu diketahui dari adanya luka sayatan cukup dalam di bagian leher korban.
Kapolres Garut, AKBP Rohman Yonky Dilatha, mengungkapkan bahwa pada jasad korban ditemukan luka sayatan di leher dan bagian tubuh lainnya.
"Ada luka sayatan benda tajam pada tubuhnya. Di antaranya di leher," ungkap AKBP Rohman Yonky.
Baca Juga: Jadwal Siaran Langsung dan Live Streaming Timnas Indonesia di Piala Dunia U-17
Polisi langsung melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku. Tak butuh waktu lama, polisi pun berhasil menangkap pembunuh korban.
Pelaku ternyata teman korban yang sama-sama masih duduk di bangku kelas 1 SMP. "Anak (pelaku) ini masih teman korban," ungkapnya.
Ironisnya, pembunuhan sadis itu dilatarbelakangi masalah sepele. Pelaku sakit hati karena terkena bola voli yang dipukul oleh korban.
Diungkapkan Yonky, pelaku dan korban awalnya bermain voli bersama. Saat sedang bermain voli itulah, korban memukul bola voli dan mengenai kepala pelaku.
"Korban dianiaya dengan cara disayat di leher dan tangan menggunakan cutter," ujar Yonky.
Dalam kasus ini, polisi menyita barang bukti berupa cutter panjang sekitar 10 cm, celana pendek, dan kaos polos warna hitam.
Usai dibunuh, mayat korban kemudian dibuang di pinggir sungai Cimanuk, Kecamatan Cibiuk, Kabupaten Garut, Jawa Barat. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









