Jakarta

Heroik! Penjaga Perlintasan Kereta di Pasuruan Selamatkan Pria dari Maut

Yusuf Doank | 29 Juli 2026, 20:12 WIB
Heroik! Penjaga Perlintasan Kereta di Pasuruan Selamatkan Pria dari Maut
Heroik! Penjaga Perlintasan Kereta di Pasuruan Selamatkan Pria dari Maut

AKURAT JAKARTA – Aksi heroik diperlihatkan oleh M Shofi Bahtiar (24), seorang penjaga Jalur Perlintasan Langsung (JPL) 105 di Desa Masangan, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan.

Dengan mempertaruhkan nyawanya sendiri, Shofi nekat menggagalkan aksi seorang pria yang diduga hendak mengakhiri hidup dengan menabrakkan diri ke kereta api.

Insiden menegangkan yang terekam kamera pengawas (CCTV) tersebut viral di media sosial dan memancing simpati serta apresiasi luas dari masyarakat.

Baca Juga: Banyak Orang Takut ke Psikiater Pakai BPJS, Padahal Sesi Pertamanya Tidak Seseram yang Dibayangkan

Shofi menceritakan, peristiwa itu bermula saat dirinya tengah menutup palang perlintasan lantaran Kereta Api Sangkuriang hendak melintas dari arah timur. Ketika tengah bersiap memberikan semboyan salam kepada masinis, ia mendapati seorang pria berdiri tepat di tengah rel kereta.

Meski telah diteriaki dan diperingatkan berulang kali agar menyingkir, pria tersebut tetap bergeming dan mengabaikan teguran.

Melihat posisi kereta yang kian dekat, Shofi langsung berlari kencang menerjang rel dan menarik pria tersebut—yang belakangan diketahui bernama Dasuki, warga setempat yang diduga mengalami gangguan jiwa.

Upaya penyelamatan sempat berlangsung alot lantaran Dasuki mencoba kembali menerobos masuk ke lintasan. Tanpa ragu, Shofi kembali menarik dan mendorong tubuh korban menjauh dari jalur rel, hanya beberapa detik sebelum lokomotif melaju kencang melintas di lokasi.

Berkat keberanian, kesiapsiagaan, dan respons cepat Shofi, tragedi maut berhasil terhindarkan tanpa ada korban jiwa.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yusuf Doank
Y