Jakarta

Gaza Kian Terjepit! Netanyahu Berencana Usir Warga Sipil Lewat Emigrasi Sukarela

Aisya Nur Aziza | 29 Mei 2026, 23:53 WIB
Gaza Kian Terjepit! Netanyahu Berencana Usir Warga Sipil Lewat Emigrasi Sukarela

AKURAT JAKARTA - Pemerintah Israel secara terang-terangan mulai menyuarakan rencana penerapan "emigrasi sukarela" bagi warga Palestina dari Jalur Gaza.

Langkah kontroversial ini mencuat di tengah instruksi Perdana Menteri Benjamin Netanyahu kepada militernya untuk memperluas wilayah kendali hingga 70 persen.

Di mana sinyal mengenai pengusiran ini ditegaskan oleh Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, melalui unggahannya di platform X pada Rabu.

Kats menyatakan bahwa pemerintahannya tengah mempersiapkan eksekusi pemindahan penduduk Gaza lewat emigrasi sukarela.

Baca Juga: Tabrak Kesepakatan Damai, Netanyahu Perintahkan Militer Israel Agar Kuasai 70 Persen Wilayah Gaza

"Rencana untuk emigrasi sukarela dari Gaza akan diimplementasikan pada waktu dan dengan cara yang tepat," tulis Katz secara terbuka.

Adapun gagasan "migrasi sukarela" ini sebenarnya merupakan agenda lama.

Di mana rencana pengosongan Gaza dari warga Palestina agar wilayah tersebut dapat dibangun kembali sebagai permukiman Yahudi.

Disisi lain rencana pengusiran ini berjalan beriringan dengan ambisi teritorial Netanyahu.

Dalam sebuah konferensi pada Kamis, Netanyahu mengeklaim Pasukan Pertahanan Israel (IDF) telah menguasai 60 persen wilayah Gaza dan memerintahkan militer untuk terus merangsek naik hingga 70 persen.

Langkah ini secara otomatis menabrak garis demarkasi "Garis Kuning" yang sebelumnya telah disepakati dalam perjanjian gencatan senjata usulan Donald Trump pada Oktober 2025. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.