Jakarta

Tabrak Kesepakatan Damai, Netanyahu Perintahkan Militer Israel Agar Kuasai 70 Persen Wilayah Gaza

Aisya Nur Aziza | 29 Mei 2026, 23:41 WIB
Tabrak Kesepakatan Damai, Netanyahu Perintahkan Militer Israel Agar Kuasai 70 Persen Wilayah Gaza

AKURAT JAKARTA - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kini telah memerintahkan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) untuk memperluas wilayah kendali mereka di Jalur Gaza hingga 70 persen.

Pernyataan ini menjadi sinyal kuat pelanggaran terhadap poin-poin gencatan senjata usulan Donald Trump yang baru saja disepakati pada Oktober 2025 lalu.

Dalam sebuah konferensi pada Kamis, Netanyahu secara terbuka mengeklaim bahwa militer Israel kini telah menguasai 60 persen wilayah Gaza.

Di mana angka ini melonjak dari posisi sebelumnya yang berada di angka 50 persen.

"Kami sedang menjepit Hamas saat ini. Petunjuk saya adalah terus bergerak maju," ujar Netanyahu.

Saat berpidato, seorang peserta konferensi bahkan sempat meneriakkan angka "100 persen", yang kemudian langsung direspons oleh Netanyahu,

"Mari kita lakukan selangkah demi selangkah. Pertama-tama, 70 persen dulu. Kita mulai dari sana. Kita tekan mereka dari semua sisi untuk menghabisi sisa-sisa yang ada," tambahnya.

Menabrak Poin Perdamaian

Ambisi ekspansi ini bertolak belakang dengan ketentuan gencatan senjata bentukan Amerika Serikat.

Berdasarkan kesepakatan Oktober 2025 tersebut, wilayah operasi IDF seharusnya dibatasi maksimal 53 persen.

Dengan kata lain pasukan Israel diwajibkan mundur ke garis demarkasi yang disepakati, atau yang dikenal sebagai "Garis Kuning".

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.