Jakarta

Innalillahi, KA Argo Bromo Tabrak Avanza Rombongan Haji, 4 Orang Tewas

Yusuf Doank | 1 Mei 2026, 19:31 WIB
Innalillahi, KA Argo Bromo Tabrak Avanza Rombongan Haji, 4 Orang Tewas
Ilustrasi

AKURAT JAKARTA – Kecelakaan menimpa mobil Avanza yang membawa rombongan pengantar calon jamaah haji tertabrak KA Argo Bromo Anggrek.

Kejadian itu menimpa korban di perlintasan sebidang tanpa penjagaan di Desa Sugihan, Kecamatan Pulokulon, Jumat (1/5/2026) dini hari sekitar pukul 02.52 WIB.

Akibatnya empat orang penumpang meninggal dunia di lokasi kejadian. Mobil bernomor polisi H 1060 ZE tersebut terpental hingga 20 meter dan berakhir di area persawahan setelah sempat menghantam tiang di pinggir rel.

Baca Juga: Prediksi Skor Werder Bremen vs Augsburg di Bundesliga, 2 Mei 2026: Die Werderaner Dibayangi Tekanan Degradasi

Kasatlantas Polres Grobogan, AKP Kumala Enggar Anjarani, mengonfirmasi bahwa para korban merupakan satu keluarga yang tengah dalam perjalanan menuju Purwodadi.

"Iya betul, awalnya mau mengantar keluarganya yang naik haji," ujar Kumala saat dikonfirmasi, Jumat siang.

Kronologi kejadian bermula saat mobil yang mengangkut sembilan orang tersebut melaju dari arah selatan (Sidorejo) menuju utara.

Saat melintasi perlintasan sebidang swadaya, muncul KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya dari arah barat. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, benturan keras tak terelakkan.

Kondisi perlintasan saat kejadian diketahui dalam keadaan sepi dan tidak terjaga. Meski perlintasan tersebut memiliki palang pintu swadaya, penjagaan oleh masyarakat setempat hanya dilakukan hingga pukul 23.00 WIB.

"Penjagaannya itu sampai jam 23.00 WIB. Saat insiden terjadi dini hari tadi, perlintasan sudah tidak ada yang menjaga," tambah Kumala.

Selain empat korban jiwa, terdapat dua penumpang yang mengalami luka ringan dan tiga lainnya menjalani rawat jalan.

Pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, meskipun proses penggalian keterangan dari saksi kunci masih terbatas karena kondisi kesehatan para penyintas yang masih dalam perawatan.

Polres Grobogan menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas musibah yang menimpa keluarga calon jamaah haji tersebut.

"Kami menyampaikan duka yang mendalam kepada keluarga korban. Kami memastikan penyelidikan akan dilakukan secara profesional dan prosedural," tegas AKP Kumala.

Musibah ini menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat, terutama para pengantar jamaah haji, untuk tetap meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur kereta api, khususnya pada waktu-waktu rawan di perlintasan sebidang yang minim fasilitas pengamanan resmi.(*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yusuf Doank
Y