Kecelakaan Maut, Rombongan Keluarga Terjun ke Jurang Majalengka, Enam Nyawa Melayang

AKURAT JAKARTA — Kecelakaan maut memilukan menimpa rombongan keluarga asal Karawang yang tengah menempuh perjalanan silaturahmi di Majalengka.
Mikrobus Elf terjun ke jurang di Jalan Raya Panjalu-Cikijing, tepatnya di Desa Maniis, Kecamatan Cingambul, Majalengka, Senin (23/3/2026) malam.
Insiden maut ini merenggut enam nyawa dan menyebabkan belasan lainnya luka-luka.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 23.05 WIB tersebut menimpa rombongan yang baru saja kembali dari Ciamis dan Pangandaran.
Suasana kegembiraan usai berkumpul bersama sanak saudara seketika berubah menjadi duka saat kendaraan bernomor polisi Z 7012 CN itu kehilangan kendali di jalur yang dikenal cukup ekstrem.
Kapolres Majalengka, AKBP Rita Suwadi, menjelaskan bahwa faktor kelelahan diduga kuat menjadi penyebab utama pengemudi kehilangan kendali.
"Kondisi cuaca yang berkabut tebal dengan jarak pandang terbatas serta jalanan yang basah turut memperparah situasi di lokasi kejadian," dia.
Kendaraan yang mengangkut 21 penumpang tersebut tengah melaju di jalanan menurun dan menikung tajam saat tiba-tiba oleng ke sisi kanan.
Mobil kemudian terperosok ke dalam jurang dan terguling dalam posisi terbalik. Evakuasi yang dilakukan petugas kepolisian bersama warga berlangsung dramatis di tengah kegelapan malam.
Dari total penumpang, tiga orang dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian—termasuk pengemudi—sementara tiga lainnya mengembuskan napas terakhir dalam perjalanan menuju rumah sakit.
Sebanyak 15 penumpang lainnya mengalami luka-luka dan kini tengah menjalani perawatan medis intensif.
Pihak kepolisian menyampaikan belasungkawa mendalam atas musibah yang menimpa keluarga besar tersebut. Kejadian ini menjadi pengingat bagi setiap pengendara, terutama yang tengah menempuh perjalanan jauh, untuk senantiasa mengukur kemampuan fisik dan tidak memaksakan diri saat rasa kantuk menyerang.
"Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Hindari berkendara dalam kondisi lelah, terlebih di jalur dengan medan berat dan cuaca yang tidak mendukung," tegas AKP Pandu mengingatkan.
Semoga para korban yang wafat mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta kesabaran dalam menghadapi ujian berat ini.
Musibah di jalur perbukitan Majalengka ini diharapkan menjadi ikhtibar bagi seluruh pengguna jalan untuk selalu waspada dan mengutamakan keselamatan jiwa di atas segalanya.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!




