Jakarta

Viral! Gegara Tumbler Tuku Penumpang Hilang di KRL Rute Rangkasbitung, Petugas Front Liner Dipecat, PT KAI Commuter Membantah

Yasmina Nuha | 27 November 2025, 12:14 WIB
Viral! Gegara Tumbler Tuku Penumpang Hilang di KRL Rute Rangkasbitung, Petugas Front Liner Dipecat, PT KAI Commuter Membantah

AKURAT JAKARTA - Viral di media sosial sebuah utas dari salah satu penumpang bernama Anita yang mengaku kehilangan tumbler bermerek 'Tuku' di dalam KRL rute Tanah Abang–Rangkasbitung.

Terutama setelah beredar kabar bahwa insiden tersebut berujung pada pemecatan seorang petugas front liner.

Melalui utas di akun Threads @anitadwdl, Anita menceritakan bahwa ia baru sadar tas cooler bag miliknya tertinggal ketika turun di Stasiun Rawa Buntu.

Baca Juga: Bikin Deg-degan Nih, Mahalini Siap Gelar Konser Comeback di Jakarta, Intip Rincian Harga Tiketnya

Usai melapor, petugas keamanan KAI sempat menemukan dan mendokumentasikan tas tersebut.

Saat itu, isi di dalamnya masih lengkap, termasuk tumbler Tuku berwarna biru seharga Rp 300 ribu.

Keesokan harinya, Anita mengambil tas itu di Stasiun Rangkasbitung. Namun, ia terkejut karena tumbler tersebut sudah tidak ada lagi.

"TUMBLER TUKU-ku GONE ATAS KE-TIDAK TANGGUNG JAWAB PETUGAS PT KAI @commuterline," tulis Anita.

Menanggapi informasi yang beredar tersebut, PT KAI Commuter membantah terkait isu pemecatan petugas front line akibat insiden tersebut.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menjelaskan bahwa perusahaan memiliki prosedur tersendiri terkait aturan kepegawaian.

"KAI Commuter sendiri tidak melakukan pemecatan sebagaimana isu beredar, karena memiliki aturan dan prosedur terkait kepegawaian yang tetap mengacu pada regulasi ketenagakerjaan," ujar Karina dalam keterangannya, Kamis (27/11/2025).

Baca Juga: Gurih dan Creamy! Intip Resep Praktis Membuat Risol Mayo ala Rumahan

Ia mengatakan bahwa perusahaan perlu melakukan penelusuran terlebih dahulu untuk memastikan kejadian yang sebenarnya.

Saat ini, KAI Commuter sedang berkoordinasi dengan pihak mitra pengelola petugas front liner sebagai tahap awal.

"Pihak mitra masih melakukan evaluasi internal untuk melihat lebih jelas kondisi yang terjadi," terangnya.

Karina juga memastikan bahwa seluruh petugas di lapangan diarahkan untuk menjalankan Standar Operasional Prosedur (SOP) dengan baik guna menjaga kualitas pelayanan kepada pengguna.

Ke depannya, KAI Commuter akan melakukan evaluasi menyeluruh untuk mencegah terulang situasi serupa.

Lebih lanjut, KAI Commuter kembali mengingatkan para pengguna Commuter Line bahwa barang pribadi yang tertinggal adalah tanggung jawab pengguna sepenuhnya.

Baca Juga: Diduga dari Tabung Gas 3 Kg, Ledakan di Restoran Kelapa Gading Lukai Tiga Orang

"Kami mengimbau agar seluruh pengguna tetap menjaga dan memperhatikan barang bawaannya dengan baik," kata Karina.

Untuk pengguna yang kehilangan atau menemukan barang, KAI Commuter menyediakan layanan Lost and Found di setiap stasiun. Barang yang ditemukan akan didata dan disimpan oleh petugas.

Jika barang tidak diambil dalam kurun waktu tertentu di stasiun tujuan akhir, barang akan dipindahkan ke gudang pusat untuk penyimpanan lebih lanjut.

"Barang bawaan merupakan tanggung jawab pelanggan," tandas Karina. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.