Detik-detik Ibu dan Anak Disiram Air Keras oleh Orang Tak Dikenal di Sukabumi Bikin Geger Warga

AKURAT JAKARTA - Sukabumi kembali diguncang oleh peristiwa memilukan.
Sebuah kasus penyiraman air keras terhadap seorang ibu dan anak di kawasan Jawa Barat menarik perhatian publik, terutama setelah video kejadian itu viral di media sosial.
Kejadian ini mencuat setelah akun TikTok @SUKABUMICITY mengunggah rekaman mengerikan tersebut pada Jumat, 2 Mei 2025.
Baca Juga: Kuasa Hukum Jokowi Bantah Soal Tuduhan Ijazah Palsu: Itu Fitnah yang Kejam
Dalam waktu singkat, video tersebut telah ditonton lebih dari ratusan ribu kali dan memicu gelombang keprihatinan dari warga Sukabumi.
Tragedi penyiraman air keras terhadap ibu dan anak di Sukabumi ini menjadi topik hangat, tak hanya di kalangan netizen tetapi juga di jajaran pemerintah daerah.
Aksi cepat ditunjukkan oleh Walikota Sukabumi, Ayep Zaki, bersama Wakil Walikota Bobby Maulana.
Baca Juga: Kuasa Hukum Jokowi Bantah Soal Tuduhan Ijazah Palsu: Itu Fitnah yang Kejam
Keduanya tampak hadir langsung di Rumah Sakit Umum Daerah R. Syamsudin, tempat korban dirawat.
Dalam video yang beredar, terlihat jelas momen mengharukan saat korban menjerit kesakitan dan meminta pertolongan, sementara masyarakat sekitar tampak panik dan berusaha menolong.
Kehadiran Walikota dan Wakil Walikota bukan hanya sebagai bentuk empati, namun juga sebagai langkah awal mengumpulkan informasi dari pihak rumah sakit dan saksi di lokasi.
Baca Juga: Dituduh Palsu, Jokowi Persilahkan Polisi untuk Periksa Ijazahnya Pakai Digital Forensik
"Mungkin kita bisa dapat informasi kejadiannya seperti apa dan motifnya apa," ujar Bobby Maulana dalam kesempatan tersebut.
Mereka berdua tampak mengenakan kemeja putih dan celana hitam saat menjenguk korban, menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam menangani kasus ini.
Akibat aksi biadab tersebut, korban mengalami luka bakar serius di beberapa bagian tubuh.
“Tadi saya sudah melihat langsung dan menengok ibunya yang terkena siraman air keras. Saya juga sudah lapor ke polisi,” kata Ayep Zaki.
Ia menegaskan bahwa laporan telah diteruskan kepada pihak kepolisian dan berharap proses penyelidikan segera membuahkan hasil.
“Polisi akan melakukan penyelidikan, mudah-mudahan pelaku cepat ditemukan,” lanjutnya.
Sementara itu, Bobby menambahkan, “Kita doakan semoga lekas sembuh dan penanganannya bisa efektif.” (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









