Jakarta

Keluarga Ungkap Alibi Adik Pelaku Saat Bau Jenazah Alvaro Dicurigai Tetangga

Titania Isnaenin | 24 November 2025, 22:38 WIB
Keluarga Ungkap Alibi Adik Pelaku Saat Bau Jenazah Alvaro Dicurigai Tetangga

 

 

AKURAT JAKARTA - Keluarga korban mengungkap adanya alibi yang digunakan adik pelaku untuk meredam kecurigaan warga saat muncul bau menyengat dari rumah pelaku terkait kasus hilangnya Alvaro Kiano Nugroho (6) di Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

“Jadi, tetangga di situ pada ngomong katanya, kok bau apa, ya, katanya bukan, itu mah bangkai anjing,” ujar nenek korban, Sayem, kepada wartawan, Senin.

Sayem menduga adik pelaku maupun anggota keluarga lainnya ikut terlibat dalam upaya menutupi pembunuhan tersebut.

Baca Juga: Tersangka Pembunuh Alvaro Tewas Bunuh Diri Usai Minta Ganti Celana

Ia menyebut, pelaku sempat mengajak Alvaro pergi dengan alasan membeli mainan, namun justru membekap korban menggunakan handuk hingga tewas.

Setelah itu, jenazah Alvaro dibawa ke Bogor oleh seseorang yang disebut sebagai orang suruhan.

Korban kemudian ditemukan dalam kondisi tinggal kerangka.

Baca Juga: Harga Emas Antam Turun Tipis, Buyback Ikut Melemah

Menurut Sayem, pelaku juga menyerahkan tugas kepada orang lain untuk membuang tulang dan plastik pembungkus jenazah.

Untuk menghindari jejak, orang suruhan itu disebut menggunakan sarung tangan.

“Jadi, kalo nggak diikat, mungkin itu udah nganyut. Jadi mungkin sampai sekarang kan udah delapan bulan,” katanya.

Keluarga juga mengaku tak menyangka Alex Iskandar, ayah tiri Alvaro, adalah pelaku.

Baca Juga: Tersangka Pembunuhan Alvaro Meninggal Diduga Bunuh Diri di Polres Jaksel

Terlebih, Alex sempat terlibat dalam proses pencarian korban saat Alvaro dinyatakan hilang pada 6 Maret 2025.

Alex kini telah dinyatakan meninggal dunia di Polres Metro Jakarta Selatan.

Polisi sebelumnya menemukan kerangka yang diduga sebagai tubuh Alvaro di Kali Cilalay, Bogor, Jawa Barat.

Identifikasi lebih lanjut akan dilakukan melalui tes DNA.

Alvaro telah dinyatakan hilang selama delapan bulan sebelum akhirnya keberadaannya terungkap. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.