Gara-gara Tambang Emas Ilegal, Banjir dan Tanah Longor di Gorontalo Telan Puluhan Korban Jiwa

AKURAT JAKARTA - Banjir bandang disertai lumpur hingga tanah longsor terjang Gorontalo pada Minggu 7 Juli 2024.
Banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di Gorontalo ditengari oleh curah hujan yang sangat tinggi sejak Sabtu (6/7).
Menurut informasi yang beredar, terjadinya bencana besar ini disebabkan oleh faktor longsornya tanah di daerah tambang ilegal di Bone Bolango.
Tepatnya di Desa Tulabolo Timur, Kecamatan Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo.
Terkait bencana ini, Data Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPP) per tanggal 9 Juli 2024 mengumumkan ada sekitar 148 korban longsor, 90 selamat, 30 dalam pencarian, dan 23 orang meninggal dunia.
Adapun menurut data tersebut, BNPP memperkirakan adanya kenaikan jumlah korban.
Baca Juga: Heboh, dr Richard Lee Dikabarkan Jadi Mualaf, Sang Istri Justru Beri Tanggapan Begini
Dikarenakan banyaknya laporan dari warga terkait anggota keluarga yang hilang.
Hal ini ditambah dengan adanya kondisi tanah yang labil sehingga menyulitkan tim penyelamat untuk mencari korban hilang.
Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (KBNPP) menyebut akan ada kemungkinan terjadi longsor susulan apabila hujan lebat masih mengguyur daerah tambang.
Adapun sampai saat ini, tanah longsor pada daerah tambang tersebut sudah tersebar di dua titik dengan kondisi daerah curam.
Sehingga menuru Kusworo tim SAR akan terus berupaya untuk mengevakuasi korban dengan menggunakan alat berat dan helikopter.
"Satu-satunya langkah efesien kedepan untuk melakukan evakuasi dengan alat berat. Selain itu helikopter juga direncanakan akan ditambah namun masih terkendala dengan dengan cuaca," terang Kusworo dalam keterangan tertulis, Selasa, 9 Juli 2024.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Rumania vs Wales, 7 Juni 2026: Misi Akhiri Paceklik Kemenangan
- 2Prediksi Skor Denmark vs Ukraina, 7 Juni 2026: De Rod-Hvide Bidik Kebangkitan di Odense
- 3Prediksi Skor Arab Saudi vs Puerto Rico, 6 Juni 2026: Kesempatan Falcons Kembali ke Jalur Kemenangan
- 4Prediksi Skor Georgia vs Bahrain, 5 Juni 2026: Crusaders Ingin Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
- 5Daftar 15 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Mozambik di Jabodetabek pada FIFA Matchday Hari Ini, Selasa 9 Juni 2026
- 6Prediksi Skor Yunani vs Italia, 8 Juni 2026: Ujian Berat Generasi Baru Azzurri
- 7Daftar 33 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Oman di Jakarta dalam FIFA Matchday 2026 Hari Ini, Yuk Dukung Garuda!
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Montenegro, 5 Juni 2026: Duel Sengit di Kosicka
- 9Ancol Sunset Sound: Cara Baru Menikmati Sunset di Jakarta Lewat Musik, Pantai, Kuliner, dan Staycation
- 10Dorong Pola Hidup Sehat dan Ekonomi Lokal, Bupati Tangerang Lepas Fun Run 5K Komunitas Wisata Kreatif 2026





