Ratusan Massa KWJK Demo Kemensos, Soroti Warga Miskin Masuk Desil 6 hingga Terancam Kehilangan Bansos

AKURAT JAKARTA – Koalisi Warga Jakarta untuk Keadilan (KWJK) bersama sekitar 350 warga menggelar aksi di depan Kantor Kementerian Sosial (Kemensos), Jakarta, Kamis (17/9/2026).
Massa aksi yang terdiri dari warga 5 wilayah Jakarta tersebut mempersoalkan sistem desil dalam pendataan kesejahteraan yang dinilai tidak mencerminkan kondisi ekonomi warga di lapangan.
Ketua Umum KWJK, Marlo Sitompul, mengatakan bahwa pihaknya menghimpun sekitar 2.500 aduan warga yang mengalami persoalan terkait data bansos.
Baca Juga: Jelang ASEAN Cup 2026, John Herdman Dipusingkan Badai Cedera Pemain Timnas
Menurutnya, ada warga Desil 1 sampai 4 yang tidak mendapat bantuan, sementara warga Desil 6 sampai 7 ingin mengubah status desil karena merasa kondisi ekonominya tidak sesuai.
"Ada dua. Dari desil 6 sampai desil 7, dia otomatis mau ngubah desil ternyata dia miskin, mau ngubah desil. Sama desil 1 sampai desil 4 dia tidak dapat bantuan," kata Marlo.
Marlo mengatakan persoalan utama yang ditemukan adalah sulitnya warga mengubah data desil. Bahkan, menurutnya, RT, RW, hingga kelurahan juga belum memahami kewenangan terkait perubahan data tersebut.
"Di Jakarta aja RT, RW, kelurahan itu bingung kalau ngomongin desil, mau ngubah desil. Nah, ini kan aneh!" ujarnya.
Menurut Marlo, struktur pemerintahan di tingkat bawah seharusnya dilibatkan dalam pendataan kemiskinan karena lebih mengetahui kondisi warga.
"Kalau kita datangin ke kelurahan, lurah bilang: ‘Ini bukan wewenang saya.’ Datangin ke RT/RW: ‘Bukan wewenang saya.’ Harusnya struktur negara dilibatkan menurut saya," katanya.
Ia juga menyoroti warga dalam kondisi khusus, seperti penghuni kolong jembatan yang tidak memiliki RT/RW dan warga rumah susun yang sebelumnya menjadi korban penggusuran.
"Warga kolong jembatan. Dia nggak punya RT/RW, itu mau bagaimana? Warga rusun, kalau secara kriteria katanya rumahnya harus bilik, itu mau bagaimana?” ujar Marlo.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







