Jakarta

Wahyu Hidayat Terpilih Jadi Ketua DPD Golkar Jakarta Utara 2025-2030, Bidik Pertahankan Dapil 2 dan Rebut Dapil 3

Laode Akbar | 17 Oktober 2026, 22:51 WIB
Wahyu Hidayat Terpilih Jadi Ketua DPD Golkar Jakarta Utara 2025-2030, Bidik Pertahankan Dapil 2 dan Rebut Dapil 3
Wahyu Hidayat Terpilih Jadi Ketua DPD Golkar Jakarta Utara 2025-2030

AKURAT JAKARTA – Wahyu Hidayat terpilih sebagai Ketua DPD Partai Golkar Jakarta Utara periode 2025-2030 dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Jakarta Utara di Kantor DPD Golkar Jakarta Utara, Sabtu (17/10/2026).

Usai terpilih, Wahyu menegaskan komitmennya untuk membesarkan partai dan memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat kecamatan dan kelurahan.

Komitmen tersebut disampaikan Wahyu saat Partai Golkar Jakarta Utara menggelar konsolidasi internal pasca-rangkaian Musda XI.

Baca Juga: Buka Musda Golkar Jakbar, Ahmed Zaki Minta Kader Turun ke Masyarakat Selesaikan Masalah Warga

Ia menyebut, dukungan dan kerja sama seluruh elemen partai diperlukan untuk menjalankan amanah organisasi.

"Ini adalah kemenangan kita bersama. Tugas kita ke depan adalah bagaimana membesarkan Partai Golkar di Jakarta Utara sesuai amanah yang disampaikan oleh DPD Partai Golkar DKI Jakarta, yaitu mempertahankan suara di Dapil 2 dan merebut kursi di Dapil 3. Insyaallah kita bisa selagi loyalitas dan kebersamaan itu ada," ujar Wahyu dalam sambutannya.

Wahyu menyadari bahwa membangun kekuatan partai membutuhkan kerja kolektif seluruh pengurus dan kader, mulai dari tingkat DPD, pimpinan kecamatan (PK), pimpinan kelurahan (PL), hingga organisasi masyarakat pendiri dan yang didirikan Partai Golkar.

"Saya sadar mungkin baru di Jakarta Utara, tetapi insyaallah saya punya semangat dan kesungguhan untuk membangun Partai Golkar di sini. Saya tidak bisa bekerja sendiri, saya butuh bantuan seluruh elemen Golkar," tegasnya.

Untuk memperkuat organisasi, Golkar Jakarta Utara akan melaksanakan konsolidasi berjenjang melalui Musyawarah Kecamatan (Muscam), Musyawarah Kelurahan (Muskel), hingga revitalisasi kepengurusan.

Selain pembenahan struktur organisasi, Wahyu juga menyoroti pentingnya membuka ruang bagi generasi muda untuk bergabung dan aktif dalam kepengurusan partai.

Ia menyebut, proporsi pemilih muda yang mencapai sekitar 60 persen menjadi salah satu pertimbangan Golkar Jakarta Utara dalam memperluas keterlibatan anak muda di lingkungan partai.

"Di era digital saat ini, kita perlu membuka ruang bagi anak-anak muda untuk berada di tengah-tengah Partai Golkar Jakarta Utara. Dengan revitalisasi dan semangat kebersamaan ini, saya yakin target yang dicanangkan bisa kita raih," pungkas Wahyu.

Dalam kegiatan konsolidasi tersebut, hadir Ketua Harian DPD Partai Golkar DKI Jakarta sekaligus Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD DKI Jakarta, Judistira Hermawan, bersama jajaran pengurus DPD Partai Golkar DKI Jakarta dan pimpinan partai tingkat kecamatan hingga kelurahan.

Wahyu turut menyampaikan rencana pembenahan fasilitas penunjang kegiatan partai, termasuk gedung sekretariat. Selain itu, pertemuan rutin antar-pengurus akan dijadwalkan untuk menjaga komunikasi dan kebersamaan.

Melalui kepemimpinan periode 2025-2030, Wahyu menargetkan penguatan konsolidasi organisasi sekaligus mempertahankan perolehan suara di Dapil 2 dan merebut kursi legislatif di Dapil 3 pada pemilu mendatang. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Laode Akbar
Y