Jakarta

BBM Langka Bikin Mobilitas Terganggu, Sekolah di Makassar Beralih ke PJJ

Anggerhana Denni Rahmawati | 12 September 2026, 17:15 WIB
BBM Langka Bikin Mobilitas Terganggu, Sekolah di Makassar Beralih ke PJJ
Sekolah di Makassar PJJ lantaran BBM langka. - Magnific

AKURAT JAKARTA - Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di Kota Makassar tidak hanya membuat kendaraan mengantre panjang di SPBU.

Dampaknya kini ikut terasa di dunia pendidikan.

Pemerintah Kota Makassar menetapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau daring bagi murid PAUD/TK, SD, dan SMP mulai 12 hingga 19 September 2026.

Kebijakan tersebut diambil karena keterbatasan BBM mulai mengganggu mobilitas murid, guru, tenaga kependidikan, hingga orang tua.

"Pembelajaran tetap berjalan dari rumah secara daring/online, sebagai langkah sementara merespons kondisi keterbatasan BBM yang berdampak pada mobilitas murid, guru, tenaga kependidikan, dan orang tua/wali murid," tulis Pemkot Makassar melalui Instagram resminya, dikutip Sabtu (12/9/2026).

Kelangkaan BBM Merembet ke Aktivitas Sekolah

Keputusan mengubah pembelajaran tatap muka menjadi daring menunjukkan bahwa persoalan BBM tidak berhenti pada antrean kendaraan.

Ketika masyarakat harus menghabiskan waktu berjam-jam untuk mendapatkan bahan bakar, aktivitas harian ikut terdampak.

Di Makassar, antrean kendaraan dilaporkan terjadi di sejumlah SPBU.

Bahkan, ada pengendara yang rela menginap di jalan demi mendapatkan BBM.

Baca Juga: Sempat Takut Dikucilkan karena Hindu, Naya Justru Dibantu Belajar Islam di UIN Jakarta

Kondisi tersebut juga memicu kemacetan, terutama pada jam-jam sibuk pagi dan sore.

Situasi menjadi semakin rumit ketika kebutuhan mobilitas untuk pergi dan pulang sekolah harus berhadapan dengan kondisi lalu lintas serta ketersediaan bahan bakar.

Bagi keluarga yang mengandalkan kendaraan untuk mengantar anak ke sekolah, kelangkaan BBM berarti munculnya persoalan baru.

Begitu pula bagi guru dan tenaga kependidikan yang harus melakukan perjalanan menuju sekolah.

PJJ akhirnya dipilih sebagai solusi sementara agar kegiatan belajar tetap berlangsung tanpa mengharuskan murid dan tenaga pendidikan melakukan mobilitas setiap hari.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.