Nilai Rapor Saja Tak Cukup, Ini Syarat Tambahan yang Bisa Jadi Penentu Masuk SMA Taruna Nusantara 2027

AKURAT JAKARTA - Bagi siswa SMP yang mengincar SMA Taruna Nusantara, persiapan masuk tidak cukup hanya dengan mengejar nilai rapor tinggi.
Pada penerimaan siswa baru Tahun Ajaran 2027/2028, calon peserta harus memenuhi sejumlah persyaratan akademik sekaligus menyiapkan berbagai dokumen pendukung.
Informasi mengenai penerimaan tersebut disampaikan melalui akun Instagram resmi @pensisru.smatn pada Rabu (9/9/2026).
Pendaftaran nantinya dibuka untuk enam lokasi kampus SMA Taruna Nusantara di Indonesia dengan beasiswa penuh.
Salah satu bagian yang perlu diperhatikan calon pendaftar adalah persyaratan nilai.
Untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, dan IPA, calon siswa harus memiliki nilai rata-rata minimal 85 pada masing-masing mata pelajaran.
Selain itu, terdapat ketentuan nilai per semester.
Nilai Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, dan IPA tidak boleh kurang dari 80 pada semester 1 hingga semester 4.
Artinya, calon siswa tidak cukup hanya memiliki nilai tinggi pada semester tertentu.
Konsistensi nilai selama masa SMP menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan.
Baca Juga: Awalnya Khawatir Jadi Minoritas, Mahasiswa Non-Muslim Ini Justru Nyaman Kuliah S3 di UIN Jakarta
TOEFL dan IQ bukan wajib, tetapi bisa menjadi nilai tambah
Ada persyaratan lain yang menarik perhatian, yakni kemampuan Bahasa Inggris melalui TOEFL.
Calon siswa yang memiliki hasil tes TOEFL minimal 420 dapat menggunakannya sebagai nilai tambah dalam proses seleksi.
Meski demikian, sertifikat TOEFL bukan persyaratan wajib.
Jika disertakan, hasil tes resmi harus diterbitkan oleh Educational Testing Service (ETS) dan berlaku maksimal dua tahun sebelum pendaftaran.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







