UI Minta Mahasiswa Baru Tak Khawatir Soal UKT, Ternyata karena Ada Mekanisme Ini

AKURAT JAKARTA - Memasuki dunia perkuliahan tidak hanya membawa semangat untuk memulai babak baru, tetapi juga menghadirkan kekhawatiran, terutama mengenai biaya pendidikan.
Bagi banyak mahasiswa baru dan orang tua, besaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) sering menjadi sumber kecemasan sebelum perkuliahan dimulai.
Fenomena ini dalam psikologi dikenal sebagai financial anxiety, yaitu kecemasan yang muncul akibat ketidakpastian mengenai kemampuan memenuhi kebutuhan finansial.
Kondisi tersebut dapat membuat seseorang terus memikirkan biaya yang harus dikeluarkan, bahkan sebelum mengetahui seluruh pilihan bantuan yang sebenarnya tersedia.
Di tengah kekhawatiran tersebut, Universitas Indonesia (UI) menyampaikan pesan yang menenangkan kepada mahasiswa baru tahun ajaran 2026/2027.
Rektor UI, Heri Hermansyah, meminta mahasiswa tidak langsung khawatir mengenai besaran UKT karena kampus menyediakan berbagai skema bantuan.
"Ada banyak beasiswa-beasiswa yang bisa dimanfaatkan dan juga tadi tidak usah khawatir dengan UKT," ujarnya usai Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PPKMB) UI 2026 di Balairung UI, Senin (3/8/2026).
Pada tahun ajaran 2026/2027, UI menerima 14.172 mahasiswa baru, terdiri atas 10.434 mahasiswa jenjang sarjana dan diploma serta 3.738 mahasiswa pascasarjana.
Bagi ribuan mahasiswa tersebut, persoalan biaya menjadi salah satu hal yang paling sering dipertanyakan menjelang awal perkuliahan.
Saat ini, besaran UKT di UI berkisar mulai Rp500.000 hingga Rp20 juta, bergantung pada program studi dan hasil penetapan.
Baca Juga: TransJakarta Punya Cara Baru Menikmati Jakarta, Makan Fine Dining di Atas Bus Tingkat
Namun, kampus menegaskan bahwa mahasiswa yang merasa besaran UKT tidak sesuai dengan kondisi ekonominya dapat mengajukan banding.
"Apabila tidak mampu, mereka bisa mengajukan balik dan membayar sesuai dengan kemampuan ekonominya," ungkap Heri.
Menurutnya, proses banding dilakukan melalui pengajuan dokumen yang kemudian dievaluasi oleh pihak universitas.
Penyesuaian UKT akan dilakukan berdasarkan hasil penilaian terhadap kondisi ekonomi mahasiswa.
"Jadi, dari mahasiswa dan kita melibatkan mahasiswa, itu akan lebih adil," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Sevilla vs Rayo Vallecano di La Liga, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Meraih Kemenangan Perdana di Laga Pembuka?
- 2Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Getafe di La Liga, 16 Agustus 2026: Duel Dua Tim dengan Modal Pramusim Berbeda
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 7Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 8Prediksi Skor Excelsior vs PSV Eindhoven di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Patahkan Dominasi Sang Juara Bertahan?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya






