Jakarta

Berkah Pasca Bentrokan Maut di Matraman Dalam, Omzet PKL Malah Meningkat

Laode Akbar | 3 Agustus 2026, 16:47 WIB
Berkah Pasca Bentrokan Maut di Matraman Dalam,  Omzet PKL Malah Meningkat
Sejumlah pedagang kaki lima kini kembali berjualan di kawasan Jalan Matraman Dalam, Menteng, Jakarta Pusat - (Laode/Akurat Jakarta)

AKURAT JAKARTA – Usai insiden bentrokan antar kelompok warga di kawasan Jalan Matraman Dalam, Menteng, Jakarta Pusat pada Minggu (26/7/2026), kini aktivitas ekonomi warga telah kembali pulih.

Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang sempat terdampak kini kembali berjualan, bahkan sebagian di antaranya mengaku mengalami peningkatan omzet.

Pantauan di kawasan Matraman Dalam pada Senin (3/8/2026) sekitar pukul 14.00 WIB menunjukkan situasi sudah kondusif. Tak terlihat lagi aparat kepolisian berjaga di lokasi.

Baca Juga: Psikologi Ungkap Bahaya Konten Bigmo Libatkan Anak Promosi Vape yang Jarang Dibahas

Pedagang kaki lima kembali memenuhi sisi jalan, sementara aktivitas warga berlangsung normal.

Salah seorang pedagang yang enggan disebutkan namanya mengaku tidak khawatir bentrokan serupa akan kembali terjadi.

"Enggak ada (kekhawatiran bentrokan lagi) kayaknya," ujarnya.

Pedagang yang telah berjualan di kawasan tersebut sejak sekitar 1998 itu mengatakan bentrokan pekan lalu merupakan kejadian pertama yang pernah ia alami.

"Baru tahun ini aja. Di sini dari tahun 98, baru bentrokan kemarin doang," katanya.

Baca Juga: Sepekan Pasca Bentrokan Maut, Aktivitas Warga dan Sekolah di Matraman Dalam Mulai Kembali Normal

Menariknya, ia mengaku insiden tersebut tidak berdampak buruk terhadap pendapatannya.

Justru, omzet dagangannya sempat meningkat ketika banyak personel kepolisian melakukan pengamanan di lokasi.

"Alhamdulillah malah meningkat. Soalnya banyak polisi pada jaga," ucapnya.

Kondisi serupa juga dialami pedagang nasi uduk, Rusdi, yang gerobaknya sempat dirusak saat bentrokan pada Minggu (26/7/2026). Kini, Rusdi telah kembali berjualan menggunakan gerobak baru dan merasakan peningkatan penjualan.

Rusdi mengatakan sudah kembali berjualan sejak Selasa (28/7/2026), dua hari setelah bentrokan.

"Mulai jualan dari hari Selasa kemarin," kata Rusdi.

Baca Juga: Aksi Memukau Hokky dan Kartika Ajie Lawan Aston Villa, Zaki: Modal Hadapi Musim Baru

Ia mengungkapkan, penjualan nasi uduknya kini meningkat sekitar 30 persen dibandingkan sebelum kejadian. Menurutnya, banyak pembeli baru yang datang ke lapaknya setelah peristiwa tersebut menjadi perhatian publik.

"Alhamdulillah sih ada peningkatan, sekitar 30 persen lah. Pembeli yang biasanya belum datang atau enggak pernah beli, sekarang jadi beli," ujar Rusdi.

Peningkatan permintaan membuat Rusdi menambah porsi masakan nasi uduk dan nasi kuning setiap hari. Bahkan, dagangannya kini lebih cepat habis.

"Bikin porsi masakannya lebih banyak. Sekarang jam 9 juga udah habis," katanya.

Diketahui, bentrokan antarkelompok terjadi di kawasan Matraman Dalam hingga Jalan Tambak pada Minggu, 26 Juli 2026.

Baca Juga: Nekat Terjun ke Kali BKB Demi Ambil Kunci, Pemuda 19 Tahun Ditemukan Tewas, Begini Kronologinya

Insiden tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan sejumlah lainnya mengalami luka-luka.

Pascakejadian, aparat TNI-Polri sempat disiagakan untuk mengantisipasi bentrokan susulan serta menjaga situasi keamanan di kawasan tersebut. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.